ILUS5TRASI ZAKAT

Perdebatan tentang kaifiyah atau tata cara pelaksanaan zakat fithri akan selalu muncul menjelang Ramadhan dan atau menjelang Hari Raya ‘Idul Fithri.

Perlu diketahui bahwa mayoritas ulama’ fiqih seperti Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hanbal sepakat bahwa zakat fithri harus dengan makanan pokok. Kalau orang Indonesia yaitu beras atau sagu (bagi daerah Indonesia bagian Timur dan sebagain daerah Indonesa bagian Tengah).

Adapun ukuran zakat fithri adalah sebagai berikut

  1. Jika memakai konversi lama, 1 Sha’= 4 mud. 1 mud= 544 gram. Maka 1 Sha’= 544 x 4 = 176 gram atau 2.2Kg.
  2. Ada yang berpendapat 1 mud dikonversi menjadi 675 gram. Maka, 1 Sha’= 4 Mud. 1 Mud= 675 gram. Maka 1 Sha’= 700 gram atau 2.7 Kg.
  3. Jika mengkonversi 1 sha’ dengan mengikuti pendapat mazhab Hanafiyyah, 1 Sha’= 8 Rithl Irak. 1 Rithl= 130 dirham. 1 dirham= 3 gram. Maka 1 Sha’= 800 gram atau 3.8 Kg.

(Wahbah az-Zuhaili, al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, 3/2044)

Dari data di atas, bisa diketahui bahwa ukuran zakat fithri adalah 2.2 Kg sampai 3.8 Kg.

Lalu bagiaman zakat fihtri dengan ukuran 2.5 Kg yang selama ini dipraktekkan oleh mayoritas umat muslim di Indonesia?

Dari pendapat di atas, kalau mau pakai yang 2.5 Kg juga tidak masalah. Karena ternyata ada ukuran yang dibawah 2.5 Kg. Namun jika menggunakan ukuran yang 3.8 Kg, lebih bagus. Mengingat “ألأجر بقدر التعب”  artinya balasan (pahala) itu berdasarkan dengan kadar kepayahan (usaha).

Lalu bagimana zakat fithri dengan uang? Bolehkah? Ada yang memperbolehkan zakat fithri dengan uang. Yaitu dari madzhab Hanafiyah.

Baca Juga  Lawan Virusnya, Jangan Benci Korbannya

Namun perlu diketahui bahwa ukuran zakat fithri madzhab Hanafi berbeda dengan madzhab yang lainnya. Adapun ukuran zakat fithri dari mazhab hanafi yaitu 3.8 Kg. Jadi katakanah satu kilo beras harga Rp. 15.000,- berarti total zakat fithri dengan uang yang harus diserahkan adalah sebesar Rp. 57.000,-.

Namun, ada pertanyaan lagi, bolehkah jika kita zakat fithri dengan uang tapi mengikuti ukuran yang 2.5 Kg?

Ternyata ada seorang ulama’ bernama Abu Yusuf yang termasuk murid senior dari Imam Abu Hanifah yang berpendapat bahwa ukuran 1 sha’ itu setara 5 lebih 1/3 rithl baghdad atau 2.1 Kg. Jika dalam bentuk uang maka sebesar Rp. 31.500,-  (jika beras 1 Kg = Rp. 15.000,-).

Tapi, menurut penulis, kalau mau tetap bayar zakat fithri dengan uang, paling bagus ikut ukuran sha’-nya Hanafiyyah, yaitu 8 ritlh baghdadi atau setara 3,8 kg. Walaupun jika ingin menggunakan ukuran 2,5 kg atau uang sebesar Rp. 31.5000,-  (jika beras 1 Kg = Rp. 15.000,-) juga boleh dengan mengikuti pendapat Abu Yusuf al-Hanafi.

Wa Allahu a’laam bi ash-Shawaab.

Muhammad Abu Nadlir
Direktur Monash Institute Semarang

    Memalukan, KPK: Azis Syamsudin Perintahkan Ajudannya untuk Hubungi Penyidik Robin

    Previous article

    Ditangkap Densus 88, Munarman Melawan?

    Next article

    You may also like

    Comments

    Ruang Diskusi

    More in Kolom