Teruntuk Abah Nasih, Abah Ideologisku. Tulisan ini bukanlah tulisan kritis yang dibuat oleh disciples Abah Nasih yang hebat, melainkan hanya Selengkapnya
Oleh: Abdur Rosyid, Mahasiswa UIN Salatiga "Dek, tolong ke sini sebentar." Kalimat sederhana yang sering diucapkan Selengkapnya
Berita Terkait
Headlines
Baladena.ID
Laboratorium Pendidikan Pemimpin
Oleh: Prof. Dr. Sri Suhandjati Sukri, M.Ag., Guru Besar Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang Setiap orang Selengkapnya
Doktrin Sederhana dan Prinsip Egaliter
Sepuluh tahun sudah, penulis berkenalan, berguru, berdiskusi, dan bertindak melakukan aksi dengan Dr. Mohammad Nasih. Seorang yang bagi penulis adalah Selengkapnya
Memerangi Keterbelakangan
“Pahami konsep itu sangat penting,” tutur Abana, supaya kita dapat memahami permasalahan dengan baik, dan mengeksekusinya dengan tepat. Indonesia masih Selengkapnya
Sebuah Puisi: Aku Sayang Kamu
Kamu tahu, apa alasanku mencintaimu? Satu alasan aku mencintaimu karena aku tidak punya alasan untuk tidak mencintaimu Karena, aku mencintaimu Selengkapnya
Lima Jurus Sukses Mohammad Nasih
Oleh: Arif Budiman, Presidium KAHMI Kabupaten Rembang, Ketua Yayasan Pesantren NUFO (Nurul Furqon) Mlagen Pamotan Rembang Mengistilahkan perjumpaan saya dengan Selengkapnya
Aku Melihat Sepasang Sayap
Aku senang ketika engkau membelakangiku dan aku tepat ada di belakangmu. Kau berjalan tepat di depanku. Aku melihat setiap inci Selengkapnya
Abah Nasih: Catatan Seorang Sahabat
Oleh: Dani Muhtada, Ph.D., Pendiri dan Pengasuh Pesantren Riset Al-Muhtada, Ketua Pusat Studi Regulasi dan Kebijakan Publik (PSRKP) Fakultas Hukum Selengkapnya
Kau Patah Saat Mulai Tumbuh
Sejak awal telah ku katakan Tak pantas ku bersamamu berdampingan Kau terlalu indah untukku Aku terlalu cacat bagimu Aku payah Selengkapnya
Seorang Pekerja Keras
Saya adalah salah satu Sanja (Santri Remaja) di SMP Alam Planet NUFO. Saya akan menceritakan sedikit tentang abah Nashih. Walaupun Selengkapnya










