Oleh: Abdur Rosyid, Mahasiswa UIN Salatiga “Dek, tolong ke sini sebentar.” Kalimat sederhana yang sering diucapkan orang tua kini tidak Selengkapnya
Penulis: Redaksi Baladena
Planet Nufo Buka Lowongan Guru Peternakan, Fasilitas Lahan hingga Ternak Disiapkan
Baladena.id, Rembang — Pesantren Sekolah Alam Nurul Furqon (Planet Nufo), Rembang, membuka lowongan kerja untuk posisi Guru Peternakan. Pendaftaran dibuka Selengkapnya
Cinta Seiman Tak Seamin: Antara Perasaan dan Keyakinan
Oleh: Dewi A’izatul Aufa, Mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah UIN Salatiga, dewiaizatulaufa@gmail.com Cinta merupakan salah satu bentuk hubungan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Melalui cinta, seseorang dapat merasakan kedekatan, perhatian, dan dukungan dari orang lain. Namun, dalam kehidupan nyata, tidak semua hubungan berjalan dengan mudah. Salah satu fenomena yang sering muncul di masyarakat saat ini adalah hubungan percintaan antara dua individu yang memiliki perbedaan agama. Fenomena “cinta seamin tak seiman” menjadi persoalan yang menarik karena melibatkan perasaan, komunikasi, keyakinan, serta pertimbangan masa depan. Idealnya, setiap individu dapat menjalani hubungan yang sehat dengan tetap memegang teguh nilai dan keyakinan yang dianut. Cinta seharusnya menjadi sesuatu yang membawa kebaikan, bukan membuat seseorang mengabaikan prinsip hidupnya. Dalam sebuah hubungan, perbedaan seharusnya dapat disikapi dengan kedewasaan, saling menghargai, serta memahami batasan-batasan yang ada. Namun, realitas yang terjadi di masyarakat menunjukkan bahwa hubungan beda agama sering kali menghadapi berbagai tantangan. Banyak pasangan yang mengalami konflik karena adanya perbedaan pandangan dalam menjalani kehidupan, terutama mengenai pernikahan, keluarga, pendidikan anak, hingga nilai-nilai agama. Tidak jarang hubungan yang awalnya berjalan dengan baik kemudian mengalami tekanan karena adanya perbedaan keyakinan yang sulit untuk disatukan. Jika dilihat dari sudut pandang ilmu komunikasi, fenomena ini dapat dianalisis melalui teori komunikasi interpersonal. Komunikasi interpersonal menjelaskan bahwa hubungan antarindividu dibangun melalui proses pertukaran pesan, pemahaman, dan penyesuaian diri antara satu orang dengan orang lainnya. Dalam hubungan percintaan, komunikasi tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan perasaan, tetapi juga menjadi cara untuk menyampaikan nilai, prinsip, dan harapan masing-masing individu. Pada pasangan yang berbeda agama, komunikasi menjadi hal yang sangat penting karena mereka memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat memunculkan perbedaan cara berpikir dan cara memandang masa depan. Apabila komunikasi tidak berjalan dengan baik, perbedaan kecil dapat berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Sebaliknya, komunikasi yang terbuka dapat membantu pasangan memahami posisi masing-masing, meskipun tidak selalu menghasilkan kesepakatan. Menurut pandangan saya, persoalan cinta beda agama bukan hanya tentang memilih antara cinta atau agama, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mampu mempertimbangkan keputusan dengan matang. Perasaan cinta memang memiliki kekuatan yang besar, tetapi kehidupan jangka panjang membutuhkan kesamaan nilai dan tujuan. Hubungan yang hanya didasarkan pada perasaan tanpa mempertimbangkan aspek keyakinan dan masa depan dapat menimbulkan masalah di kemudian hari. Selain itu, keluarga dan lingkungan sosial juga memiliki peran dalam fenomena ini. Sering kali pasangan tidak hanya menghadapi perbedaan di antara mereka sendiri, tetapi juga menghadapi pandangan dan harapan dari keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan dalam sebuah hubungan tidak hanya berdampak pada dua individu, tetapi juga lingkungan di sekitarnya. Pada akhirnya, Selengkapnya
Rasa Takut Berbicara di Depan Umum: Hambatan yang Bisa Diatasi
Andyna Pinkan Olivia Saputri, Mahasiswa UIN Salatiga. Email : pinkanandynaolivia@gmail.com “Saya takut maju ke depan.” Kalimat tersebut masih sering terdengar ketika seseorang diminta berbicara di Selengkapnya
YBWSA Selenggarakan Gebyar Cinta 1000 Yatim, Tebar Kepedulian dan Harapan di Momentum Tahun Baru Islam 1448 H
Semarang – Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) sukses menyelenggarakan kegiatan Gebyar Cinta 1000 Yatim: Merajut Kepedulian, Menyalakan Harapan dalam Selengkapnya
Anak Buruh Terasi Rembang Raih Doktor di UIN Walisongo: Luluk dan Perjuangan yang Tak Pernah Berhenti
BALADENA.ID, SEMARANG — Di Desa Bonang, Lasem, Rembang, bau terasi adalah bagian dari udara. Ia melekat di baju, di dinding Selengkapnya
Jumlah Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati Bertambah
Seorang korban lain dalam kasus dugaan kekerasan seksual oleh AS (51), kiai sekaligus pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Selengkapnya
97 Pinjol Terbukti Kartel, BPKN: Ini Kemenangan Bagi Konsumen
Jakarta – Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Ferry Firmawan, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang Selengkapnya
Komisioner BPKN RI Ferry Firmawan Apresiasi Kesiapan Pertamina Patra Niaga Jaga Pasokan BBM dan LPG Saat Mudik Lebaran 2026
WARTA NASIONAL – Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI), H. Ferry Firmawan, PhD, mengapresiasi langkah PT Pertamina Selengkapnya
BPKN-RI Tegaskan Keamanan Pangan sebagai Hak Dasar Konsumen dalam Edukasi Nasional di Semarang
Semarang, 5 Maret 2026 – Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN-RI) menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan hak dasar konsumen Selengkapnya
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.










