Teruntuk kekasihku
Bukan pagi saat matahari muncul, bukan senja yang indah saat matahari tenggelam
Tapi dirimu, Malam
Dirimu, yang ku nanti di setiap waktu, hati merindu yang berharap kau kembali
Bagaikan Majnun yang tergila-gila dengan Laila, begitulah rasa sayangku kepadamu malam, Kekasihku
Malam kau begitu indah
Senyumu manis saat terukir oleh bintang-bintang
Bulan sebagai penyempurna keindahanmu
Terimakasih malam,
Telah menemaniku dalam kesepian, menghapus air mataku dengan senyummu, mengukir senyuman di bibir saat melihatmu
Aku akan selalu menantimu, menyambutmu dengan senyuman
Kan ku ulurkan tanganku untuk memelukmu dan ku katakan “aku merindukanmu”.
Malam kekasihku, cepatlah datang
Aku ingin melepas lelahku bersamamu dan tertidur di sampingmu
Betapa sedihnya hatiku saat terbangun melihat kepergianmu
Ingatlah malam, Kekasihku
Aku akan menunggu bersama senja untuk melihat senyummu.
Oleh: Umi Chusniati







