Sumringah, Masseh. Harga Cabai Tembus Lima Puluh Ribu Perkilo

Memasuki musim tanam padi di penghujung tahun ini tampaknya membawa angin segar bagi petani cabai. Bagaimana tidak, harga beli cabai merah dari petani langsung mencapai lima puluh ribu rupiah per kilogram. Selain karena permintaan pasar yang terus meningkat, kegagalan panen petani cabai di beberapa daerah turut serta mendukung kenaikan harga cabai.

Hal ini juga terjadi di wilayah Kabupaten Rembang, salah satunya Kecamatan Sumber. Kenaikan harga cabai menjadi sebuah cambuk bagi petani untuk terus memompa etos kerja. Selain memperbaiki kualitas cabai, optimalisasi lahan yang awalnya “terbengkalai” menjadi prioritas utama yang sedang digalakkan.

Salah satu petani cabai di Kecamatan Sumber yang tampak sumringah karena kenaikan harga cabai, Habiburrahman tampak sedang sibuk melakukan penyemprotan di lahan cabai miliknya. (1/12)

“Alhamdulillah, Mas. Harga cabai sekarang stabil diharga lima puluh ribuan”, ucap Bibur kepada Tim Baladena.id

Bacaan Lainnya

Petani Millenial kelahiran 15 Januari 1995 ini menjelaskan bahwa sudah sejak sebulan terakhir permintaan pasokan cabai terus meningkat. “Mungkin karena sebagian besar daerah dilanda banjir. Jadi banyak petani yang mengalami kegagalan panen”, lanjutnya.

Selain itu, saya dapat informasi bahwa ada beberapa wilayah yang dilanda wabah pembusukan buah. Kelangkaan stok inilah yang menyebabkan harga cabai terus melonjak.

“Ini saya juga sedang mengupayakan untuk menggarap lahan yang lain, Mas. Biasanya beberapa lahan saya biarkan terbengkalai pasca ditanami tembakau. Tapi karena melihat ada peluang pasar yang menjanjikan, saya berani menambah lahan lagi”, ucap bapak dua anak ini.

Melansir dari pantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp65.400 per kg, jauh mengungguli kenaikan harga bahan pokok lainnya. PIHPS juga melaporkan harga cabai merah besar Rp59.200 per kg, cabai merah keriting Rp65.750 per kg, dan cabai rawit hijau Rp52.400 per kg.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *