Berangkat Berharap Dapat Hiburan, Pulang Membawa Kehilangan

Doc Pribadi

Hari apes tidak ada di kalender. Peribahasa inilah yang bisa menggambarkan suasana hati Muhammada Ulul Albab saat ini. Bersama delapan kawan lainnya, dirinya mendatangi sebuah konser musik dangdut Romansa x DJ Lulu Nirwana di Desa Logung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang tadi malam (7/10). Berangkat dari Desa Gedangan, Kecamatan Rembang, dirinya berharap akan mendapatkan hiburan guna merefresh pikiran dari penatnya bangku sekolah. Namun sebaliknya, dirinya justru mendapatkan motor Beat kesayangannya digondol maling.

Kepada Tim Baladena.id, Kholil, salah satu teman Ulul menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sudah membuat laporan kehilangan di Polsek Sumber. “Iya, Mas. Ini Mas Ulul sedang membuat laporan kehilangan di Polsek Sumber. Selain motor, kami juga kehilangan sembilan HP android, dua buah kunci motor, dan beberapa uang”, ucapnya.

Kholil menjelaskan bahwa sebelum datang ke lokasi acara, bersama teman-teman yang lainnya, mereka menaruh HP dan beberapa barang penting lainnya ke dalam jok motor milik Ulul. Namun naas, saat hendak pulang, mereka mendapati bahwa motor yang dijadikan tempat untuk menaruh barang-barang tersebut justru sudah tidak ada di tempat.

“Wes mbuh, Mas. Dua motor kami kuncinya juga ikut hilang. Pusing kami. Rumah kami jauh dan sekarang hari juga sudah malam. Belum lagi besok kami harus sekolah”, ucap Kholil kepada Tim Baladena.id

Bacaan Lainnya

Dihubungi di tempat terpisah, Zainal Mustofa, salah satu pihak panitia sekaligus penyelenggara acara memberikan konfirmasi bahwa pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan motor yang hilang.

“Tadi malam sewaktu saya mendengar adanya berita kehilangan motor, saya dan beberapa teman panitia lainnya langsung membuat portal untuk mencegah penonton pulang. Namun sampai penonton bubar, motor yang hilang tersebut tak kunjung ketemu. Saya menduga bahwa motor tersebut sudah dibawa (pencuri) pergi saat acara masih berlangsung”, jelas Mustofa kepada Baladena.id

Mustofa juga sudah meminta ma’af kepada para korban. Dia berjanji akan melakukan evaluasi besar-besaran bersama dengan panitia lainnya. “Kedepannya, kami berjanji akan membenahi penyelenggaraan acara agar lebih aman dan kondusif lagi. Entah itu dengan memberlakukan tiket berbayar atau gratis. Yang pasti, tingkat keamanan harus kami perhatikan lebih intens lagi”, pungkasnya.

Sebagai tambahan, nasib naas ini juga tidak hanya menimpa Ulul dan teman-teman. Tampak kebun jagung yang ada di depan lokasi dangdut mengalami rusak parah. Selain tanaman jagung yang roboh karena diinjak-injak penonton, beberapa jagung yang siap petik pun tidak luput dari jamahan tangan-tangan jahil penonton.

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *