Setiap perayaan Idul Fitri, sering pula mendengar ucapan “Minal ‘Aaidiin Wal faaiziin” Bahkan ada beberapa lagu yang menyenandungkan ucapan tersebut. Namun, sayangnya banyak orang yang kurang tau makna dan penulisan yang tepat mengenai ucapan “Minal ‘Aaidiin Wal faaiziin. ” Mari kita belajar bersama mengenai makna dan penulisan yang tepat tentang “Minal ‘Aaidin Wal faidzin”
من العائدين والفائزين
Dari penulisan itu, dapat kita ketahui pengucapan yang benar sesuai kaidah bahasa Arab. Pengucapan yang tidak sesuai kaidah penulisan Arab, termasuk salah dan dapat mengubah arti.
Pengucapan من العائدين والفائزين yang salah
Contoh pertama pengucapan “Minal ‘Aaidiin Wal Faaiziin” Yang salah, yaitu pada kata ‘Aaidiin. Lafaz ‘Aaidiin terdiri dari huruf ع (‘ain), ء (hamzah), dan د (dal). Jadi jika dibaca aydin ada dua kesalahan yang pertama huruf pertamanya menggunakan ء (hamzah) menggantikan huruf ع (‘ain). Kedua, huruf kedua memakai ي (ya) bukan ء (hamzah).
Kesalahan yang kedua yaitu pengucapan aidzin atau aizin, bukan ‘aaidin. Huruf د (dal) di huruf ketiga diubah menjadi ذ (dzal) dan ز (zal). Begitupun pada kata Faaiziin, ada yang mengucapkan dengan faidin atau faidzin. Jadi huruf ز (Zai) diganti dengan huruf د (dal) dan huruf ذ (dzal).
Arti Minal ‘Aaidiin Wal Faaiziin
Pengertian umum “Minal ‘Aaidiin Wal Faaziin” Yaitu “Termasuk orang-orang yang kembali dan menang” Maksud orang yang kembali yaitu orang yang kembali pada fitrah atau kesucian setelah sebulan puasa ramadlan. Secara bahasa arti yang tepat untuk mengucapkan “Minal ‘Aaidiin wal faaiziin” Yakni selamat hari raya dan semoga termasuk orang yang mendapat kemenangan. Jadi arti “Minal ‘Aaidiin Wal Faaiziin” Bukan mohon maaf lahir dan batin, tapi mengandung makna do’a.
Sebagai seorang muslim wajib bagi kita mengetahui makna dan penulisan yang tepat mengenai ucapan-ucapan Arab yang sering kita ucapkan. Semoga setelah mengetahui makna dan penulisan yang tepat, kita tepat juga memahami dan mengamalkan dengan tepat pula.







