Sebuah Kisah Klasik

Kamis, 10 juni 2020
Datang akan pergi, lewat kan berlalu,
ada kan tiada, bertemu akan berpisah.
Awal kan berakhir, terbit kan tenggelam,
pasang akan surut, bertemu akan berpisah.

Tak terasa tiga tahun telah kita lewati bersama dan kini tiba saatnya perpisahan untuk kita. Memang, sungguh indah masa-masa saat sekolah. Karena disitu kita dapat bertemu dengan hal- hal baru, mulai dari bertemu dengan teman baru, lingkungan baru dan suasananya pun pasti juga baru. Tiga tahun di sekolah ini berjalan dengan begitu indah. Akan tetapi, semua masa-masa itu pasti tidaklah selamanya, karena tidak bisa dipungkiri bahwa setiap pertemuan yang indah pasti akan berakhir dengan sebuah perpisahan. Begitupun di dalam kehidupan ini, tiada yang abadi. Perpisahaan itu pasti akan selalu ada karena kita pernah berjumpa, bersama dalam suka maupun duka.

Dan kini, semua cerita di sekolah ini telah berakhir sampai disini. Canda, senyum, cinta, kebahagiaan, dan semua momen akan menjadi akhir yang menyedihkan. Tapi, aku selalu senang karena telah memiliki waktu untuk mengenal dan bertemu dengan kalian di sini. Wahai teman teman terbaikku, guru guruku, dan keluargaku terima kasih telah membuatku menjadi sosok manusia yang sebenarnya.

Setiap tetes air mata yang tertumpah di hari ini, akan menjadi saksi atas jalinan erat yang selama ini kita simpul dengan erat. Aku berharap kepada teman-teman meskipun kita telah berpisah, janganlah kita melupakan sekolah kita, guru-guru yang telah mendidik kita, dan juga teman-teman kita. Karena meskipun raga kita sudah berpisah aku berharap jangan sampai hati kita juga berpisah. Karena ada sebuah pepatah mengatakan “kacang jangan lupa kulitnya.” Dari situ dapat kita simpulkan bahwa kita tidak boleh melupakan semua apa yang telah mereka berikan kepada kita. Tanpa mereka kita tidak akan sampai dimasa ini, yaitu masa disaat kita merasa senang dan juga berbalut sedih. Senang karena kita telah lulus sekolah tiga tahun ini dan sedihnya yaitu harus berpisah dengan kalian semua.

Bacaan Lainnya

Cukup kita kenang yang selama ini kita lewati bersama. Semoga kita bahagia dengan pilihan kita masing-masing. Aku tahu perpisahan ini akan menyakiti, tapi aku yakin hal itu akan membuat kita bahagia dikemudian hari.

Sampai jumpa kawanku. Semoga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan kita. Tetap semangat, mari kita teruskan perjuangan kita meski tidak berada pada tempat yang sama. Semoga cita-cita kita tercapai. Aamiin.

#Masa putih abu-abu telah berlalu
# kenangan terindah wisuda
#Happy Graduation Angkatan 2021 SMK Hidayatul Muslimin

Oleh: Muinnatu Lutfiah, Disciple Monash Institute angkatan 2021

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *