Momen Iduladha merupakan saat yang dinantikan umat muslim di seluruh dunia. Bukan hanya karena akan menyantap daging, namun karena banyak keberkahan di dalamnya. Dari mulai sebelum Iduladha, kita disunnahkan untuk berpuasa bersamaan dengan wukufnya para jamaah haji yang ada di Mekah, berkurban dengan ternak terbaik, hingga dilarang berpuasa pada hari tasyrik.
Berkurban ketika Iduladha merupakan hal yang sangat dianjurkan bagi ummat muslim. Hewan yang umum dipilih masyarakat untuk berkurban adalah hewan ternak seperti kambing, domba dan ternak ruminansia seperti sapi atau kerbau. Karena berkurban hanya setahun sekali dan banyak keutamaan di dalamnya, maka alangkah malu apabila kita memiliki handphone, gadget, outfit yang berjuta-juta tapi tidak berkurban.
Ada beberapa mitos dan anggapan yang berkembang di masyarakat ketika Iduladha bahwa sebagian masyarakat tidak mau mengonsumsi daging kambing karena takut darah tinggi. Selain itu, pada bulan Juni ditjen PKH juga menghimbau bahwa ada virus yang menyerang ternak yaitu virus Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) yang dapat menyebabkan kematian ternak.
Wilayah Indonesia merupakan willayah tropis sehingga menyebabkan virus bisa bermutasi dengan cepat, salah satunya adalah virus PMK atau foot and mouth diseases virus (FMDV), virus ini masuk dalam famili Picornaviridae dan genus Aphtovirus (MacLachlan & Dubovi 2016).
Wabah penyakit kuku dan mulut (PMK) yang telah menyerang banyak peternak di Indonesia tidak bisa dianggap enteng. Banyak ternak telah dilaporkan mati yang menyebabkan peternak mengalami kerugian. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, salah satunya adalah dengan melakukan vaksinasi PMK dan berusaha untuk segera memproduksi vaksin sendiri terlebih menjelang Iduladha pada saat ini.
Ternak yang terkontaminasi virus PMK menjadi momok bagi masyarakat ketika hendak memilih hewan kurban karena takut apabila dikonsumsi, virus tersebut masih ada. Namun, pemerintah tmelalui Ditjen PKH telah memberikan himbauan berupa cara yang dapat digunakan ketika hendak mengolah daging di tengah wabah virus PMK.
Daging, jeroan, tulang, kepala yang berasal dari hewan tertular PMK berpotensi menularkan ke hewan rentan PMK (sapi kerbau domba dan kambing), sehingga perlu dilakukan perlakuan khusus.
Pertama, daging tidak dicuci sebelum diolah. rebus daging selama 30 menit di air mendidih.
Kedua, dinginkan lalu bekukan, jika daging tidak langsung dimasak atau akan disimpan di freezer bersama kemasan disimpan terlebih dahulu pada suhu dingin atau Chiller minimal 24 jam.
Ketiga, pastikan memilih jeroan yang sudah direbus jika jerawat masih mentah.
Keempat, rebus dulu dalam air mendidih selama 30 menit sebelum disimpan di kulkas atau diolah.
Kelima, bekas kemasan daging tidak langsung dibuang rendam dahulu dengan deterjen atau pemutih pakaian atau cuka dapur untuk mencegah virus kelingkungan.
Daging Kambing Penyebab Darah Tinggi?
Apakah daging kambing benar dapat menyebabkan darah tinggi? Anggapan bahwa daging kambing menyebabkan darah tinggi tidaklah sesuai dengan fakta ilmiah yang ada. Daging kambing merupakan salah satu daging merah yang umum dikonsumsi masyarakat saat ini. Ditjen PKH telah membagikan informasi tentang nutrisi per 100 gram daging, termasuk dari daging kambing. Pada infografis tersebut tertera bahwa pada 100 gram daging kambing terdapat 149 kalori, 9,2 g lemak, 0,9 g lemak jenuh, 27 g protein, dan 57 mg kolestrol. Angka nutrisi pada indikator lemak jenuh dan kolestrol tersebut lebih rendah daripada angka nutrisi daging sapi (6 g lemak jenuh, 89 mg kolestrol) dan ayam (3,8 gram lemak jenuh, 83 mg kolestrol) pada indikator dan berat yang sama.
Lemak terbagi menjadi dua jenis yaitu lemak jenuh (saturated fats) dan tidak jenuh (unsaturated fats). Hal yang sama ada juga pada kolesterol terdiri atas low-density lipoprotein atau (LDL) dan high density lipoprotein atau (HDL). Lemak jenuh (saturated fats) merupakan lemak yang memiliki ikatan tidak rangkap dan berpotensi meningkatkan level kolesterol LDL. Sedangkan, lemak tak jenuh (unsaturated fats) memiliki ikatan rangkap dan dapat meningkatkan HDL dalam tubuh. LDL sering disebut sebagai kolesterol berbahaya karena kandungan kolesterolnya lebih tinggi dibandingkan protein dan dibawa dari sel ke seluruh tubuh dalam aliran darah. Sedangkan HDL memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan kolesterol. Apabila jumlah LDL mengalami banjir dalam aliran darah maka akan terjadi penyumbatan pembuluh darah yang berdampak pada peningkatan risiko stroke atau serangan jantung.
Maka, daging kambing tidak menyebabkan darah tinggi. Berdasarkan fakta di lapangan yang menyebabkan darah tinggi adalah bumbu yang digunakan ketika memasak daging kambing serta cara memasak yang menggunakan banyak minyak penyebab kolesterol.
يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ
Artinya: “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. (Al-A’raf 7:31)
Wallahu A’lam bi Al-Ashowab.
Oleh: Muhammad Wildanul Atqiya (Mahasiswa Agribisnis Universitas Diponegoro Semarang).






Ohh berarti bumbunya ya yg membuat tekanan darah menjadi tinggi