Cerahnya Pagi ini Tidak bisa mencerahkan gemuruhnya hati Hanya sebuah ilusi yang terus menghantui Pikiran ini kesana kemari Mencari sebuah Selengkapnya
Headlines
Kategori: Puisi
Di Rumah
Rumahku, tak lain tempat paling renung Bagiku tentang kau yang begitu kenang Megah, semua isinya hanya namamu, Seluruh ruangannya berwarna Selengkapnya
Hujan
Hujan… Datangmu tak direncanakan Keberadaanmu mengingatkan sebuah kenangan Dari masa lalu yang sudah kelam Nada gemercik yang kau pantulkan Tanda Selengkapnya
Wahai Corona
Wahai corona Begitu hebat senjatamu Menggoncangkan manusia seluruh dunia Masuk dalam persendian semua negara Semua negara kau pontang pantingkan Kau Selengkapnya
Kemenangan Mantan Sekutu Tuhan
Noktah putih telah membelit bilik kalbu Menjerit-jerit memanggil parasmu Noktah itu tidak lain beranama rindu Sakit, menyayat-nyayat bak sembilu Kini, Selengkapnya
Temukan Dia
Di tengah-tengah kerakusanmu Kesibukan u akan duniawi hingga lupa diri Demi memenuhi ambisi Hingga lupa berpikir dengan nurani. Rakus silahkan, Selengkapnya
Lupa Tuhan
Tuhan, Aku mohon padamu Jangan jadikan aku menjadi manusia yang membanggakan diri Manusia yang membanggakan harta Manusia yang mencintai Selengkapnya
Surat Kecil Kanda Untuk Dinda
Dinda.. Terimakasih karena telah mau menemani kanda berjuang. Kanda bersyukur bisa berjuang bersama dinda. Ketika kanda mulai lelah dan salah. Selengkapnya
Dinamika Rasa
Malam hari Angin berhembus kencang menusuk pori-pori Mendesak tubuh memaksa kaki, Tuk beranjak pergi dari tempat yang tadi Rintihan hujan Selengkapnya
Sebuah Kehadiran (2)
Entah apa yang sedang bergejolak dalam atma Aku sedang berada dalam perjalananmu yang misterius Aku pusing, tak tau apa gerangan Selengkapnya
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.










