Awan kembali menghitam Angin kencang menghantam pepohonan Kodok ngorek memanggil kawan-kawan di balik bebatuan Aku hanya berkawan dengan rindu Selengkapnya
Headlines
Kategori: Puisi
Muara Cinta di Atas Sajadah
Bismillah Dalam hening masih riuh hati ini Karna ku masih mencari Dimanakah cinta sejati ? Dalam siang yang benderang Selengkapnya
Malu dalam Beradu
Merayap senyap dalam goresku Tertatih tubuh lunglai layu Merebah mendayu dalam sampanmu Tiba jawab tak peradu serdadu Butir denting Selengkapnya
Maafkan Aku
Maafkan aku yang telah memberontak Maafkan aku yang telah melanggar Maafkan aku yang tidak menaati Maafkan aku yang Selengkapnya
Randu Meranda Rindu
Aku lebih memilih merindukanmu dalam diam Pelan-pelan kudamaikan hati ini dalam impian Sunyi, tenang, dalam bayangan Menyeruak di setiap ingatan. Selengkapnya
Jika Berada Adalah Pilihan
Jika tumbuh adalah laju Maka aku tak mau layu Jika bunga memulai dengan kuncup Maka aku berada di antara leptup Selengkapnya
Menghadap Sang Ilahi
Langkah kaki kumantapkan Menuju tempat yang Kau agungkan Dalam hati sudah kutanamkan Keyakinan pada Mu wahai pencipta alam Aku berdiri Selengkapnya
Teduh Mimpiku dalam Gemuruh
Tetes hujan tak lagi dingin bagi tubuh Menepi tumbuh tak tumbang oleh peluh Bumi menghimpit nestapa coba Namun Kau teduh Selengkapnya
Cintaku Bukan Untuk Si Dia
Hidup ini terus berjalan, memulainya dengan kebaikan. Berat rasanya untukmu yang kutinggalkan, dengan tanggung jawab yang pernah kamu katakan. Perhatian Selengkapnya
Mendewasalah
Kamu memilikiku, tetapi aku tdk memilikimu. Aku lebih baik-baik saja mencintai walau tak terikat daripada mencintai tetapi mengharuskan ada ‘saling’. Selengkapnya
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.








