Ayo Budayakan Cuci Tangan Pakai Sabun

Oleh: Alwi Husein Al Habib, Mahasiswa KKN MIT DR ke 12 UIN Walisongo Semarang Kelompok 26

Pandemi setidaknya menyadarkan kita betapa pentingnya cuci tangan. Sebelum pandemi, orang cuci tangan hanya di waktu waktu tertentu. Sekarang, setiap selesai melakukan kegiatan apapun dianjurkan cuci tangan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terpaparnya virus covid 19 melalui sentuhan. 

Gerakan CTPS atau Cuci Tangan Pakai Sabun adalah kegiatan sanitasi dengan cara membersihkan area jemari dan tangan dengan menggunakan sabun. Hal ini bertujuan untuk memutus rantai kuman dan penyakit lainnya. Karena, tangan merupakan patogen penghubung antara satu orang dengan orang lain. 70% kegiatan manusia juga dilakukan oleh tangan. Ketika tangan memegang kotoran atau area kuman, ia tidak akan menyadari bahwa ia membawa atau memindahkan virus, bakteri, dan kuman kepada orang lain.

Mencuci tangan dengan air saja memang umum dilakukan. Tapi, hal tersebut tidak efektif untuk membunuh kuman. CTPS lebih efektif karena mampu mengelupas lemak dan kotoran yang menempel di kulit. Lemak dan kotoran yang menempel adalah penyebab penyakit hidup dan bersarang. Virus seperti Corona bisa hidup Berjam jam di tangan yang cuci tangan tidak pakai sabun.

Virus Corona menyebar melalui droplets, seperti saat batuk, bersin, atau berbicara secara langsung. Banyak orang yang menggunakan disinfektan, cairan hand sanitizer, tisu basah, gel, dan juga krim yang mengandung Alkohol untuk membunuh virus ini. Tapi sebenarnya, tidak ada yang lebih efektif daripada cuci tangan pakai sabun.

Saat beraktifitas, sulit untuk tangan menghindari virus ini. Hal ini disebabkan karena mata kita tidak dapat melihat virus Corona. Sehingga, cuci tanganlah yang menjadi solusi kala kita ragu tangan kita terpapar atau tidak. Sabun apapun boleh digunakan baik sabun antiseptik atau sabun biasa lainnya. Jenis sabun bukanlah suatu masalah yang terpenting adalah kesadaran untuk mencuci tangan dengan sabun dimulai sejak hari ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *