Allah Telah Menciptakan Manusia dan Memeliharanya, Mengapa Ada yang Dimasukkan ke dalam Neraka?

Allah Telah Menciptakan Manusia dan Memeliharanya, Mengapa Ada yang Dimasukkan ke dalam Neraka?
Ilustrasi

Ketika mengisi kajian, penulis sering mendapatkan pertanyaan yang menggelitik, salah satunya: Mengapa Allah memasukkan sebagian hamba-Nya ke dalam neraka, padahal Allah sendiri yang menciptakan manusia dan memeliharanya.

Sebenarnya ada banyak perspektif dan referensi yang bisa menjab pertanyaan tersebut. Namun pada kesempatan ini, saya teringat oleh dialog Nabi Musa dengan Allah swt.

Pada saat itu, Nabi Musa melontarkan sebuah pertanyaan sebagaimana yang banyak dilontarkan oleh orang-orang. “Ya Allah, Engkau telah menciptakan manusia dan memelihara mereka dengan nikmat-Mu. Mengapa di akhirat kelak, Engkau memasukkan mereka ke dalam neraka-Mu sendiri?”

Kira-kira, Allah akan menjawab seperti apa? Dalam dialog tersebut, Allah tidak langsung menjawab pertanyaan Nabi Musa, namun Allah justru meminta Nabi Musa untuk menanam sebuah pohon.

Nabi Musa segera memenuhinya, yakni menanam sekaligus merawat pohon itu dengan baik hingga sampai pada masa panen. Setelah itu, Allah bertanya kepada Nabi Musa: “Bagaimana hasil pohon yang kau tanam?” Nabi Musa bergegas menjawab: “Semuanya sudah aku jalankan. Pohon pun berbuah dan sudah saya panen.”

Lalu Allah meneruskan pertanyan: “Apakah dari hasil (panen) tersebut ada yang kamu buang?” Nabi Musa menjawab: “Tentu ada, yaitu yang tidak baik hasilnya (busuk) itulah yang aku buang, Ya Allah.” Allah pun menjawab: “Begitu juga Aku, akan membuang dan memasukkan hamba-hamba-Ku yang tidak baik ke dalam neraka.”

Kisah di atas diceritakan oleh Syekh Muhammad bin Abu Bakar dalam kitabnya yang terkenal, yakni “Al Mawaidz al Usfuri”. Melalui kisah ini pula, kiranya pertanyaan yang selama ini membayangi sebagian umat, menjadi terang sudah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *