Detik-Detik Ketua DPR RI Matikan Mikrofon Anggota yang Protes RUU Cipta Kerja

Baladena.id, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mematikan salah satu mikrofon anggota DPR RI, Irwan dari Fraksi Partai Demokrat saat rapat paripurna pengesahan RUU Cipta Kerja, Senin (05/10). Kejadian bermula saat Irwan menyampaikan pandangannya terhadap RUU Cipta Kerja ini.

“Undang-undang ini berpotensi memperparah kerusakan lingkungan dan menghilangkan kewenangan-kewenangan kami di daerah, menghilangkan hak-hak rakyat kecil,” kata Irwan.

Saat Irwan berbicara, terlihat Pimpinan Sidang Azis Syamsuddin berdiskusi dengan Ketua DPR Puan Maharani. Saat mereka berdiskusi, suara Irwan masih terdengar di ruang sidang, Namun setelah itu Puan terlihat menekan tombol untuk mematikan mikrofon, suara Irwan langsung tak terdengar.

“Kalau mau dihargai, tolong…,” kata Irwan yang saat itu terputus karena mikrofonnya telah dimatikan.

Bacaan Lainnya

Setelah suara protes Irwan tak lagi terdengar di ruang sidang, Pimpinan Sidang Azis Syamsuddin langsung mengambil alih dan meneruskan jalannya rapat pengesahan. Interupsi yang lainnya setelah itu, seperti interupsi yang datang dari Didi Irawadi Syamsuddin yang juga menolak RUU Ciptaker tak dipedulikan.

Begitu juga anggota lainnya yakni Benny K Harman yang mencoba melakukan interupsinya. Bukannya diberi kesempatan, justru malah Benny diperingatkan akan dikeluarkan oleh pimpinan sidang. “Pak Benny nanti Anda bisa dikeluarkan dari ruang Paripurna kalau Anda tidak mengikuti aturan ini,” ujar Azis.

Karena kesal dengan proses jalannya sidang, Benny kemudian menyatakan Fraksi Demokrat walkout. “Kalau demikian kami dari Fraksi Partai Demokrat menyatakan walkout dan tidak bertanggung jawab atas ini,” tutur Benny.

Dalam rapat paripurna DPR tersebut, Omnibus law RUU Cipta Kerja resmi disahkan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *