New Normal dan Syarat Herd Imunity 

Oleh: Dian Maulina Fajarani, Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Perbankan Syariah.

Indonesia patut bersyukur karena penerapan penanganan covid-19 telah membuahkan hasil. Hal ini terlihat dari nilai Reproduction Number (Rt) sebesar 0,60. Angka ini relatif lebih rendah dibanding Rt global dan negara lain seperti Singapura (1,44), Inggris (0,97), Amerika (0,9), India (0,86), Filipina (0,85), dan Malaysia (0,81). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan strategi penanganan covid-19 terbaik di dunia.

Dampak dari adanya pandemi covid-19 paling menonjol adalah dampak ekonomi. Seperti yang dikatakan oleh Menko Airlangga, pertumbuhan ekonomi berbanding terbalik dengan kasus Covid. Bahkan menurun di sekitar 3,5 sampai 4%. Setahun terakhir. Namun karena sekarang kondisi sudah mulai membaik, diharapkan ekonomi juga mulai membaik. Apalagi dengan adanya program new Normal dari pemerintah, ini akan membuat segala lini membaik.

Dibalik capaian atau prestasi Indonesia terhadap penangan covid, sudah seharusnya masyarakat tetap waspada. Sehingga mampu membawa masyarakat ke dalam masa transisi dari pandemi menjadi endemi. Untuk segera mengatasi pandemi ini, pemerintah kini menyiapkan roadmap menuju era New Normal dengan beberapa persyaratan diantaranya sudah tercapainya kekebalan kelompok (herd immunity), intensifikasi vaksinasi hingga 2,5 juta dosis/hari, dan kasus baru kurang dari 5 ribu.

Pemerintah juga telah menyiapkan strategi baru seperti yang tertulis dalam sebuah dokumen resmi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Strategi itu menyangkut target terbaru pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dalam dokumen tersebut tertuliskan Roadmap Pandemi menuju Endemi dan peran vaksinasi Covid-19 sampai akhir 2021.

Pertama, vaksinasi. Pemerintah sedang menargetkan untuk vaksin kedua pada akhir bulan Desember berjlah 59%. Vaksinasi booster akan menargetkan lansia dan anak-anak usia 6-11 tahun. Suplai vaksin pada bulan November mencapai 49,9 juta dosis dan Desember 50,5 juta dosis. Target mencapai 100% penduduk Indonesia sudah akan tervaksinasi dosis pertama di akhir Desember.

Kedua, Penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) dan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak) terus digencarkan dengan proses ke arah endemi. Masyarakat diharap tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan dengan sabun, sebagai upaya pencegahan penularan virus selama belum tercipta kekebalan kelompok di masyarakat. Sehingga cakupan kekebalan ada masyarakat minimal mencapai 80%.

Ketiga, pelonggaran aktivitas ekonomi secara bertahap dari mulai retail, mal, sampai resto. Pelonggaran ini diharapkan dapat membuat perbaikan aktivitas ekonomi dan penghasilan masyarakat. Ini juga sebagian dari strategi agar meningkatnya laju vaksinasi Covid-19

New Normal adalah sebuah kesadaran untuk saling mengingatkan dan menjaga. Karena bila hanya dilakukan sebagian orang, dampaknya tidak akan besar atau justru akan memperburuk keadaan. Mulai saat ini, kegiatan mesti harus diperhatikan dengan teliti. Jangan sampai ada kluster baru covid-19. Begitupun dengan kita yang sudah semestinya meningkatkan imunitas supaya kebal dengan segala varian covid-19. Vaksin adalah salah satu jalannya. Maka mari lakukan bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *