Memiliki mental yang sehat dan matang merupakan suatu hal yang sangat didambakan, karena jiwa yang sehat akan membuat seseorang fokus mengejar target, berfikir kreatif, memutuskan secara bijak, dan lain sebagainya. Allport, seorang psikolog Barat menyebutkan bahwa ada tujuh ciri pribadi yang sehat dan matang. Berikut penjelasannya.
Pertama, perluasan perasaan diri
Jiwa yang luas berlawanan dengan egois. Sikap mementingkan diri sendiri merupakan tindakan yang tidak dibenarkan dalam islam karena prinsip islam pada dasarnya mengajak kita untuk saling merasakan penderitaan sesama muslim dan berbagi bersama. Bahkan, telah jelas dalam firman-Nya bahwa Dia telah memerintahkan agar kita tolong menolong dalam kebaikan.
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa. Dan janganlah tolong-menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya.” – (Q.S Al-Maidah: 2)
Seseorang yang memiliki pikiran yang matang dan sehat sadar bahwa dia butuh makhluk lain untuk kelangsungan hidupnya baik manusia bahkan lingkungan. Manusia sebagai tempat untuk berdiskusi untuk memecahkan masalah bersama, bekerja bersama, dan berbagi bersama. Sementara lingkungan berfungsi penyedia kebutuhan manusia dari keterbatasan. Jika kita mulai mencoba untuk meluaskan perasaan, maka pikiran kita pasti akan matang.
Kedua, hubungan yang hangat dengan orang lain.
Persahabatan yang hangat dan punya banyak sahabat merupakan salah satu Indikator pikiran yang matang. Bisa akrab dengan siapa saja bukanlah suatu hal yang mudah. Oleh karena itu, seorang yang memiliki pikiran yang matang akan mampu menjalin hubungan dengan mudah.
Ketiga, emosi yang aman.
Hal dimaksudkan ketika dia bisa mengontrol kesedihan, kemarahan, kekecewaan, dan perasaan-perasaan yang lain.
Keempat, memiliki persepsi yang realistis.
Melihat sesuatu secara objektif dan apa adanya merupakan ciri pribadi yang sehat dan matang. Ketika dia tidak bersikap opportunis dalam mengambil langkah, diharapakan dia mampu berpikir realistis.
Kelima, punya keterampilan untuk menyelesaikan masalah dan tugas.
Tugas dan masalah yang banyak adalah salah satu sumber setres. Seseorang jika diliputi masalah dan tugas yang banyak dan dia tidak bisa mengontrol diri akan selalu khawatir dan seperti tidak punya harapan. Hadirnya pribadi yang sehat dan matang menjadikan seseorang bersikap dewasa dalam menghadapi tugas dan masalah.
Keenam, memahami diri sendiri secara mendalam.
Memahami diri sendiri secara mendalam dalam artian dia mampu mengontrol diri dan mampu membuat diri sesuai dengan keadaan normal. Ketika keterpurukan melanda, dia tetap tenang.
Ketujuh, memiliki filosofi hidup yang komprehensif.
Filosofi hidup yang komprehensif maksudnya adalah hidup ikhlas untuk mengejar target dan tenang dalam menjalankan pekerjaannya







