Senyap sayup ku mendengar bisik
Oleh rindu yang kian mengusik
Menghujam gelisah dalam telisik
Pada senyawa temu memekik
Kelu langkah tersorok dalam pekat
Melupa kita yang kian melekat
Dalam potret masa yang kian dekat
Menggabung cita tetapkan tekat
Sepotong harap ku lempar sampan
Hingga bertaut pada senyum simpan
Yang ku curi padang dalam hadapan
Bersiap diri memeluk harapan
Memantas menetas dalam ketetapan
Memandangi hidup sebagai pilihan
Menetes air dalam balut kelam
Mengetuk Puja beserta salam
Pada redup ku lantunkan kalam
Bertamu malu menghadap malam







