Zetizen

Waktu (yang) Mempertemukan

Menjadi seorang anak rantau sudah menjadi hal biasa dalam hidupku. Berbagai pelajaran banyak ku dapat semenjak memutuskan pilihan menjadi perantau sejak lulus sekolah ...
Zetizen

Aksara Hati

Seiring berjalannya masa, siang dan malam silih berganti membersamai. Begitupun hati yang tak pernah sepi dan selalu dikunjungi. Entah berapa rasa yang bergantian ...
Zetizen

Kelam

Kala diri menapak pada sisi di ujung tepi Rona pucat senyap mulai melingkupi Menolak akal berani Menghadirkan dekadensi dalam hati Terus menjalar hingga ...
Zetizen

Bukan Benci, tapi Peduli

Pagi seolah tak bermentari Padahal rasa hangat menyelimuti diri Dhuha menjadi saksi Saat aku tak lagi mampu membendung air mata yang akan membanjiri ...
Tata cara bersedekah.
Cerpen

Separuh Jiwa yang Baru

Aku menyeka nafasku untuk yang ke sekian kali, berusaha bersikap tenang, mencoba memecahkan suasana hening ini yang telah terjadi sejak 10 menit yang lalu, ...
Puisi

Maafkan Aku

    Maafkan aku yang telah memberontak Maafkan aku yang telah melanggar Maafkan aku yang tidak menaati Maafkan aku yang tidak mematuhi kata-katamu ...
Puisi

Menghadap Sang Ilahi

Langkah kaki kumantapkan Menuju tempat yang Kau agungkan Dalam hati sudah kutanamkan Keyakinan pada Mu wahai pencipta alam Aku berdiri menggelar permadani suci ...
Uncategorized

Intiusi Hati

Tidak jemu rasanya memandang rembulan yang nampak bertengger manis di langit malam. Cahayanya yang temaram, semakin indah di temani dengan jutaan bintang. Hawa ...
Zetizen

Pelangi Baru

“Apa kabar pelangi? sudah berapa pekan ini kita tak saling sapa walau selalu bersua. Apa keindahan ceritamu suda luntur?” sapaku pada Matahari Pagi ...

Posts navigation