Sebuah Isyarat

Apa yang terpatri dalam hati?

Bukankah selalu ada hati yang sedang menanti?

Namun, apa yang ingin dipertanyakan lagi?

Lantas apa ada sesuatu yang belum dimengerti?

 

Pada siapakah diri ini harus menyatakan ?

Tentang pernyataan yang bahkan masih dipertanyakan

Bukankah kita sesama manusia?

Diciptakan dengan tanah yang sama pula

 

Sebuah sajak, yang kian melunjak

Berpicingnya sebuah netra  hingga tak beranjak

Bukan! Bukan perihal diri yang sedang terhentak

Hanya saja,  sedang menunggu sesuatu yang belum tampak

 

Merintihnya diri ini dalam sunyi

Menimpali rasa dalam hati yang sedang sepi

Lantas siapakah yang akan singgah?

Siapakah yang akan berbenah tanpa menyanggah?

 

 

Duduknya diri ini kala sedari termangu

Bernostalgia tentang sesuatu

Seketika rasio ini bersabda

” Mengapa semuanya seolah-olah terasa berbeda?”

 

Kisah yang kian arkais

Pada diri pula yang terus mengais

Apakah ini hanya sebuah nahas?

Atau pertikaian yang belum tuntas?

 

Diri yang seolah sedang berisyarat

Merandainya pada hal yang tersirat

Mengusut sesuatu yang masih belum terhasut

Sebelum semuanya akan terenggut

 

Rintihan suka, luka, dan duka

Semuanya itu mempunyai  sesuatu yang amat berharga

Sudahlah!!, tak perlu lagi ada ‘resah ‘

Dari sekecil  hingga sebesar apapun kisah

 

Oleh: Putri Aisyah Nurul  Iman (PAN-1), Sanja Planet Nufo kelas 9, Wakil ketua OSIS Planet Nufo periode 2021/2022, ketua divisi kebersihan OSIS 2022/2023, pimpinan redaksi Pers majalah univers Planet Nufo (perdana), Sekertaris Umum PR IPM Planet Nufo 2022/2023

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *