Rindu tak bertuan
Sungguh malang nasib si puan
Berjuang sendirian melawan duri kerinduan
Rindu tak bertuan
Mati-matian hanya untuk mencipta pertemuan
Tak jarang yang dapat hanya kepasrahan
Namun sang Tuan tak pernah merasakan perihnya perjuangan
Malangnya si puan
Mengharap temu sebagai penawar, yang didapatkan hanyalah hambar
Sungguh malangnya si puan
Walau diabaikan
Tetap diperjuangkan
Walau tak diprioritaskan
Walau dinomorbelakangkan
Kerinduan mengalahkan segala perihnya pengorbanan







