Zaman sudah mulai berkembang, salah satunya perkembangan di bidang ilmu teknologi. Fungsi teknologi bagi ilmu pengetahuan adalah untuk membangun peradaban. Mengubah keadaan demi majunya kecerdasan dan kebudayaan. Seiring berjalannya waktu, dengan memahami perkembangan ilmu teknologi kita dapat merasakan kemajuan tersebut.

Kini penggunaan teknologi semakin pesat, banyak pengguna yang menggunakannya sebagai sarana memperoleh pendidikan. Bukan hanya perguruan tinggi saja, tetapi juga SMA, SMP, SD, bahkan Taman Kanak-Kanak pun mulai menggunakan sistem teknologi sebagai sarana kemajuan bangsa.

Banyak sekali jenis teknologi yang bisa dijadikan sebagai pusat sarana kemajuan dalam dunia Pendidikan. Sekarang mutu teknologi tak rendah seperti dulu. Justru sekarang teknologi sangat dibutuhkan oleh banyak orang. Hal inilah yang membuat teknologi menjadi bagian yang penting bagi masyarakat, terutama pelajar dalam dunia Pendidikan.

Setiap manusia tidak pernah berhenti dari berbagai tugas dan kewajiban yang harus dilakukan. Dengan adanya teknologi dan ilmu pengetahuan yang luas sangat membantu manusia dalam melakukan aktivitasnya. Sebut saja ilmu pengetahuan dan teknologi ini adalah sarana bagi manusia untuk melaksanakan tugas tersebut. Dengan adanya sarana ini sangat membantu manusia untuk senantiasa melaksanakan aktivitasnya dengan lancar dan mudah. Karena jika ada kendala semua bisa dijawab melalui teknologi, salah satunya melalui internet. Selain itu, kehidupan manusia akan lebih produktif.

Ilmu pengetahuan itu luas, tidak bisa diartikan secara singkat. Sebenarnya banyak sekali sumber informasi yang bisa kita akses untuk memenuhi pengetahuan kita. Sebut saja kita bisa menemukannya di lingkungan sekeliling, baik pada zaman sekarang, kemarin, atau pun pada masa purba. Karena sumber informasi itu universal, bisa diartikan dan didapatkan secara luas dari mana saja.

Baca Juga  Seberapa Penting Etika dalam Media Sosial?

Perkembangan teknologi juga menjadi salah satu dari perkembangan negara kita terhadap negara-negara lain yang sudah memiliki perkembangan teknologi yang cukup baik. Kita sudah mulai menciptakan inovasi baru melalui teknologi, salah satunya internet. Misalnya kita sebagai anak sekolah yang mendapat tugas dari guru untuk membuat tugas dengan power point lalu mengirim lewat google classroom dan wajib nge-share tugas tersebut melalui media sosial slide share atau scribd. Dengan tujuan agar tugas tersebut tidak hanya bermanfaat untuk kita sendiri, teman, atau lingkup kecil sekitar sekolah atau kampus, tetapi bisa dimanfaatkan oleh orang banyak karena adanya publikasi tersebut.

Dari pemisalan di atas kita bisa memahami seluk beluknya. Mulai dari pembelajaran secara manual tanpa ada sarana yang memadai, hanya ada seorang pengajar dan yang diajar. Lalu berkembang dengan adanya papan tulis hitam menggunakan kapur hingga papan tulis putih menggunakan spidol. Lalu proyektor, presentasi dengan menggunakan power point, mengirim tugas lewat email guru, nge-share tugas ke media sosial, dan memberi tanggapan dari setiap hasil diskusi melalui Online. Tidak mudah dan cepat dalam perubahan seperti itu, banyak sekali kendala dalam menghadapinya.

Memang bukan tugas kita dalam penanganan tersebut, karena kita adalah objek dalam perkembangan ini. Pemerintah dan pihak berwajiblah yang memiliki tindakan keras terhadap masalah ini. Dalam perkembangan teknologi bagi kita yang tinggal didesa berbeda dengan yang tinggal di kota. Bisa saja melalui jaringan dan sinyal yang tidak mendukung sehingga memperlambat proses akselerasi dalam memahami dan mengetahui isu atau pun informasi terkini. Hal ini membuat mereka lebih lama dalam connectivitas atau nyambung dengan kejadian di luar dugaan mereka.

Baca Juga  Melatih Berpikir Kritis

Saya mengutip perkataan yang sering disampaikan oleh pahlawan kita dalam dunia Pendidikan, yaitu Kihajar Dewantara “Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah. Pendidikan tak berhenti di bangunan sekolah saja, tapi juga di rumah, di jalan, dan di mana-mana.” Dari kalimat ini kita bisa memiliki pendapat masing-masing. Kita bisa saja berasumsi bahwa untuk mendapatkan pengetahuan tersebut bukan hanya disekolah saja, dalam artian bukan hanya dari seorang guru tetapi kita juga perlu memperdalam ilmu kita dengan cara belajar sendiri, bisa melalui guru privat atau media elektronik yang bisa digunakan sebagai penunjang pembelajaran kita. Pernyataan ini menekankan pada wawasan, sejatinya semua hal bisa dijadikan pedoman jika dapat diambil sisi baiknya.

Sudah banyak metode pembelajaran yang digunakan oleh setiap pendidik untuk bisa melakukan proses pembelajaran secara optimal. Meskipun tidak bisa melakukan proses pembelajaran secara langsung, tetapi bisa melakukannya secara bertatap muka seolah-olah dilakukan secara langsung. Hal ini dilakukan untuk mempermudah ketika guru atau dosen sedang berhalangan hadir untuk masuk tetapi tetap bisa mengajar. Sebenarnya untuk mendapatkan pengetahuan tersebut tidak selalu dari tempat belajar dan siapa pengajarnya. Tetapi, kita bisa mengetahui bahwa kita bisa menemukan informasi dari selain guru hanyalah dari seorang guru.

Memang peran pendidik sangat penting bagi pelajar, tetapi di zaman sekarang ini pendidik bukan lagi “banteng pengetahuan” untuk pembelajaran. Semua bisa dilakukan dengan cara yang berbeda tanpa mengubah dan mengganti tugas guru sebagai pengajar. Guru memang berperan sangat penting dalam pemahaman sang murid, tetapi kini guru akan terlihat lebih sedikit berbicara dan memberi kesempatan kepada kita untuk senantiasa menjelaskan apa yang kita paham dan ketahui. Lalu murid yang lain diberi kesempatan untuk menanggapi dari presentasi temannya tersebut. Ketika sudah berada diujung dan semua bingung untuk menyelesaikan jika ada permasalahan yang terjadi, saatnya guru akan menengahi dan memberi penjelasan atas ketidakpahaman tersebut.

Baca Juga  KMJS Menggelar Aksi Galang Dana untuk Raka

Sejak perkembangan zaman inilah diterapkan bahwa murid diperintahkan untuk banyak berbicara dibanding pengajar. Selain itu murid membuat tugas tentang apa yang akan mereka presentasikan, karena hal ini selain untuk melatih dalam berbicara juga mengefisiensi waktu dan memudahkan dalam segala hal.

Dari banyak cara yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran agar tidak mudah merasa bosan, maka kita perlu mengindahkan aktivitas tersebut sesuai dengan keperluan atau kebutuhan kita. Perbanyaklah temukan informasi dari berbagai sumber, agar kita tidak sempit ilmu pengetahuan. Juga gunakan internet sebagai salah satu cara yang baik untuk terciptanya perkembangan ilmu dan teknologi yang baik pula. Dan pandai-pandailah dalam menggunakan media sosial tersebut juga digunakan sesuai dengan apa yang kita cari. Bukan justru kita terbuai dan terbawa arus negatif dari pengaruh internet sendiri yang seharusnya tidak terjadi dan tidak kita inginkan.

Oleh : Aliatun Ifani, Mahasiswi UIN Walisongo Semarang

 

Refleksi Hari Lahir Pancasila

Previous article

Teruntuk Kau yang Di Sana….

Next article

You may also like

Comments

Ruang Diskusi

More in Gagasan