Setiap anak memiliki suatu perbedaan, kecerdasan antara anak perempuan dan laki-laki. Namun, bahkan ada yang mengatakan anak laki-laki lebih cerdas dari anak perempuan.
-Benarkah anak laki laki lebih cerdas dari anak perempuan?
Dilansir dari Very Well, kecerdasan adalah gabungan dari kemampuan, keterampilan, dan bakat. Kecerdasan juga mencakup kemampuan nalar, memecahkan masalah, dan merencanakan sesuatu.
Pada dasarnya, kecerdasan atau kemampuan otak seseorang tidak bisa disamaratakan lewat pencapaiannya. Banyak faktor yang berperan penting untuk meningkatkan kecerdasan anak laki-laki dan perempuan. Hal ini dibuktikan lewat beberapa penelitian. Menurut penelitian yang dilansir dari Live Science, ada hubungan antara jenis kelamin, kecerdasan, dan ukuran otak.
Peneliti J. Philippe Rushton dan rekannya menganalisis skor Scholastic Aptitude Test (SAT) dari 100.000 anak yang berusia 17 dan 18 tahun. Dari segi kecerdasan umum, Rushton dan rekannya menemukan IQ anak laki-laki lebih tinggi sekitar 3,6 poin dari anak perempuan. Rushton menduga hal tersebut disebabkan karena anak laki-laki memiliki jaringan otak yang lebih banyak. Lalu, diwartakan dari Scientific American, anak laki-laki dilaporkan lebih pintar saat belajar matematika. Peneliti melaporkan, anak laki-laki mampu memecahkan masalah yang lebih baik ketika belajar matematika kompleks.
Namun ada juga yang menyatakan bahwa kecerdasan diturunkan dari orang tua, termasuk ibu
-Benarkah kecerdasan diturunkan oleh ibu?
Menurut penelitian dari Utrecht University di Belanda yang menganalisis skor tes membaca lebih dari 200.000 anak usia 15 tahun, anak perempuan dilaporkan lebih cerdas dibandingkan laki-laki. Menurut peneliti utama, Dr. Margriet van Hek, ada kesenjangan antara minat baca anak laki-laki dan perempuan. Anak perempuan lebih suka membaca untuk belajar sedangkan anak laki-laki membaca hanya untuk kesenangannya saja. Lalu, The Organization for Economic Co-operation and Development yang rutin memberikan tes Program for International Student Assessment (PISA) kepada anak-anak juga menyimpulkan hal serupa.Menurut laporannya, di tahun 2015, anak laki-laki menghabiskan waktu lebih sedikit untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan lebih sering terlambat masuk kelas. Hal inilah yang membuat beberapa peneliti menganggap anak perempuan lebih cerdas dari anak laki-laki.
Jika dilihat dari beberapa penelitian di atas, kecerdasan anak sejatinya dipengaruhi oleh beberapa faktor, tak bisa ditentukan dari jenis kelamin. Bahkan, berbeda jenis kelamin, berbeda pula tipe kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang. Tidak ada yang bisa menjamin bahwa anak perempuan lebih cerdas dibandingkan laki-laki atau sebaliknya. Oleh karena itu, orangtua sebaiknya mendukung faktor kecerdasan setiap anak dengan maksimal dan tak perlu membandingkan atau mengkhawatirkan pencapaian kesuksesan belajar buah hatinya.
Ada beberapa cara Menstimulasi Kecerdasan Anak Laki-laki dan Anak Perempuan
Dijelaskan oleh dr. Devia, berikut adalah beberapa cara dasar menstimulasi kecerdasan anak sejak dini:
Ajak bermain di luar ruangan untuk mengeksplorasi berbagai hal. Berikan mainan sesuai dengan tahapan usianya.
Luangkan waktu untuk berkomunikasi dengan anak.
Memperkenalkan musik untuk membantu perkembangan otak anak.
Latih kemampuan fisiknya, misalnya ajak bermain lompat tali atau lempar tangkap.
Berikan asupan nutrisi yang tepat.
Anak wajib punya waktu istirahat atau tidur cukup.
Jadi, faktor-faktor perkembangan otak anak memang banyak dan tidak ada yang lebih cerdas dari sisi perbedaan jenis kelamin.
Oleh: Rizki Meilia Nisa





