Menjadi Katalis dengan Kimia

Ada banyak misteri di dunia ini. Salah satu misterinya adalah keterkaitan antar ilmu dengan ilmu yang lain. Keterkaitan itu dapat berupa sesuatu yang saling menguatkan dan dapat juga saling melemahkan. Perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat memunculkan berbagai kaitan dan ketercocokan. Karena, Ilmu pengetahuan pada dasarnya merupakan salah satu dari bagian tanda-tanda kebesaran Allah yang saling menguatkan dan saling berkaitan jika dipahami dengan baik dan jika direnungkan dengan baik pula.

Penggabungan dua ilmu akan melahirkan ilmu baru atau hasil yang lebih bermanfaat dan berguna. Laksana Tri Handoko adalah salah satu contoh orang yang mengambil manfaat dari penggabungan ilmu, Laksana menggabungkan ilmu komputasi dengan ilmu fisika dalam upayanya mengembangkan ilmu tentang DNA. Bisa disimpulkan bahwa jika ingin menghasilkan manfaat baru atau pemahaman yang lebih luas, harus sudah menguasai dua keilmuan yang berbeda lalu dapat menggabungkannya.

Dunia internet zaman milenial sangat bermanfaat slaah satunya aspek kemudahan pencarian data. Maka sudah seyogyanya pengusaan materi dan penggabungan semakin mudah dilakukan. Hal di atas berlaku untuk semua fokus ilmu, tak terkecuali kimia. Dalam ilmu kimia ada banyak yang bisa kita bandingkan dengan fokus ilmu lain, diantaranya bisa menjadi contoh nyata dari sebuah teori keilmuan dan bahkan dapat menjadi alasan korelasi rasional antara ilmu keagamaan.

Yang pertama, reaksi katalis kimia dengan teori savior complex dalam fokus ilmu psikologi. Reaksi katalis kimia adalah contoh nyata dari teori savior complex dalam segi sifat. Katalis dikenal dengan senyawa yang membantu reaksi dari dua senyawa berebeda dengan menurunkan energi aktifasi tanpa ikut bereaksi, hal tersebut sedikit berhubungan dengan teori savior complex yang menyatakan bahwa ada kecenderungan psikologis pada seseorang dalam membantu atau tolong menolong. Sesorang yang didiagnosa memiliki kecenderungan tersebut selalu ingin membantu dan membantu layaknya senyawa katalis. Apakah hal ini salah? Tentu saja tidak, bahkan tolong menolong adalah perintah dari Allah SWT dalam QS. al-Maidah ayat 2 yang berbunyi:

Bacaan Lainnya

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُحِلُّوْا شَعَاۤىِٕرَ اللّٰهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ وَلَا الْهَدْيَ وَلَا الْقَلَاۤىِٕدَ وَلَآ اٰۤمِّيْنَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ يَبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرِضْوَانًا ۗوَاِذَا حَلَلْتُمْ فَاصْطَادُوْا ۗوَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ اَنْ صَدُّوْكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اَنْ تَعْتَدُوْۘا وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِِ

Artinya:

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu melanggar syiar-syiar kesucian Allah, dan jangan (melanggar kehormatan) bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) hadyu (hewan-hewan kurban) dan qala’id (hewan-hewan kurban yang diberi tanda), dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitulharam; mereka mencari karunia dan keridaan Tuhannya. Tetapi apabila kamu telah menyelesaikan ihram, maka bolehlah kamu berburu. Jangan sampai kebencian(mu) kepada suatu kaum karena mereka menghalang-halangimu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat melampaui batas (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya.

Semakin banyak konsentrasi katalis, maka semakin cepat reaksi. Jadi sebagai seorang muslim sudah seharusnya terbiasa dengan saling tolong-menolong. Semakin banyak seseorang menolong, semakin lancar rezekinya.

Yang kedua, reaksi enzim dengan sunah rosul dalam mengunyah. Di buku Metode Supernol Menaklukkan Stres karya Mustamir Pedak dalam penjelasannya, pada saat mengunyah, saliva (air liur) dilepaskan oleh tubuh dan menjadikannya sebagai lubrikan bagi makanan. Hal tersebut juga menciptakan cita rasa dan zat kimia yang disebut lysozyme yang merupakan disinfektan dan membantu mulut terjaga dari infeksi.

Yang ketiga, reaksi nuklir digunakan dalam ilmu pertanian. Mutan cabai keriting adalah salah satu contoh dari mutasi gen yang termasuk dalam reaksi nuklir. Jadi, reaksi nuklir bukan hanya untuk kepentingan perang saja. Akan tetapi juga dapat dijadikan sebagai bumbu pelengkap dapur rumah.

Itulah ketiga reaksi kimia yang sebetulnya mudah dipahami manfaatnya dengan penerapan-penerapan di dunia nyata.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *