Ramadhan, ‘ala kulli hal aku bersyukur, Kau datang kembali. Banyak harap tersemat dalam diri. Terima kasih telah datang kembali. Semoga Kau hadirkan kesejukan dalam hati kami. Izinkanlah aku membacakan senandung rindu untukmu..
Marhaban yaa Ramadhan..
Malamku bertumpu dalam titik
Bergerak lambat seraya berkutik
Anginku melambai hadirkan gemericik
Lantunan pesona tersemat apik
Kuncup berpaut bermekar romantik
Aku dan harapku selalu ilaik
Noktah jalang halang tertunduk
Menepuk hati bersimpuh mengangguk
Bagai laju terbang burung pelatuk
Ku menguat menepikan kantuk
Meredam nafsu dan gemuruh terkutuk
Demi menuju dan menjamu kasih teruntuk
Mataku terpejam dalam balut kesedihan
Mengingat diri dalam kubangan penghianatan
Atas segala kasih yang ku abaikan
Mohon ampun atas lusuh jiwa, Tuhan
Diri tak pantas kau cinta
Namun kau tetap mencinta tanpa diminta
Aku membenam dalam berkabung
Pada khilaf menggunung, Kau tak urung
Selalu utama dalam mendukung
Ramadhan..
Semoga hadirmu hapuskan luka
Yang dipangku bumi berserta semesta
Menepiskan derita bersimbah air mata
Meneguhkan pelita akan harap pada-Nya
Bergegas gerak dalam merengkuh Ridho-Nya







