Mentari menyingsing membutakan gulita
Kumparan kilaunya kuburkan duka
Mengitari untaian berbisik kasih & cinta
Hingga ku selalu bertanya kini kau tengah apa?
Kohatiku,
Genggam lembutmu membebaskan senyap
Mengusir lebam yang hinggap merayap
Melukiskan tawa dalam sekejap
Senyummu memenuhi relung menolak senyap
Kohatiku,
Deruan langkamu tajam menghentak
Belaian kasihmu menancap tanpa bentak
Kecupmu kuatkan kakiku berpijak
Tanpa tanya ku menyeka air mata terisak
Kepiawaianmu menyelamatkan nadi yg terkoyak
Memupuk luka tanpa perih menyeruak
Gaunganmu meredam amarah yg bergejolak
Kohatiku,
Cerdas dan tanggapmu tak ajarkan menindas
Matamu penuh gagasan dalam gebu menetas
Mengentas kebekuan suasana politik yg memanas
Dengan lantunan anggun yang memantas
Bersuaralah dengan taktis berintegritas
Kohatiku,
Iman adalah hiasan dalam hijaumu
Penopang dalam kekalutan bangsamu
Isi kepalamu utama dibalik polesan wajahmu
Lakumu menjadi panutan generasimu
Tebarkan kekuatan dalam balutan didikmu
Teruslah mencipta barisan hebat memeliu
Kohatiku,
Masyarakat menanti orasi ilmiyahmu
Patrilah jiwa nasionalis dalam pribadi dan bangsamu
Ruatlah pusaka dengan gelimang ilmu
Tanpa lupa kodrat dan titah Tuanmu
Oleh: Dewi Robiah
(Ketua Umum Kohati Korkom Walisongo Semarang Periode 2017-2018)







