Doa yang paling istimewa dan yang selalu dipanjatkan oleh banyak orang adalah diberikan kecukupan rezeki. Kecukupan berarti tidak harus banyak, jika diberikan harta banyak, adalah suatu keberkahan dan kebahagiaan.
Namun jika dikarunia harta sedikit, tetapi cukup, maka itu sudah nikmat yang amat tinggi ketimbang dikarunia banyak harta namun selalu (merasa) tidak cukup. Tentu rezeki yang dimaksud adalah rezeki yang halal.
Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengajarkan salah satu doa agar kita diberikan kecukupan rezeki yang halal.
Doanya adalah:
اَللّٰهُمَّ اَكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Artinya : “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karunia-Mu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.” (H.R. Ahmad).
Mari kita hayati dan selalu dengungkan doa di atas dengan penuh keikhlasan. Jika sudah demikian, Insya Allah, Allah akan memberikan serta menurunkan karunia-Nya kepada kita sehingga kita selalu dalam keadaan berkecukupan dari rezeki yang halal. Bersamaan dengan itu juga dijauhkan dari rezeki yang haram.
Doa mohon ampunan dan keluasan rezeki
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكاً لَا يَنْبَغِيْ لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِى إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (QS. Shaad/38: 35).
Doa memohon limpahan rezeki
رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا لِأَوَّلِنَا وَءَاخِرِنَا وَءَايَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang orang yang bersama kami dan yang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan engkau, beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki yang paling utama.” (QS. Al-Maidah/5: 114).
Itulah kumpulan doa-doa yang terdapat dalam Alquran agar kita diberikan kecukupan rezeki. Pada dasarnya, doa adalah instrumen yang memerlukan usaha sungguh-sungguh. Artinya, tidak dibenarkan seseorang hanya mengandalkan doa saja tanpa dibarengi dengan usaha. Pun sebaliknya, usaha tanpa dibarengi dengan doa, dalam pandangan Islam juga kurang afdal. Dan sebaik-baik doa adalah yang terdapat dalam Alquran dan hadis. Ada juga doa yang dibuat oleh para ulama. Dan yang demikian ini juga baik, asalkan tidak menyalahi syariat dan nash dalam Islam.







