Terima kasih
Untuk semua tangan yang masih menggenggam sejak ku dilahirkan
Untuk semua keributan yang terjadi di rumah saat aku berusia dua tahun
Untuk semua yang tetap bertahan menenangkanku saat menangis ingin mainan
Untuk semua perabotan yang aku bongkar demi memuaskan hasrat keingintahuanku
Terima kasih
Atas sepeda roda empat yang aku dapatkan
Atas luka dan goresan kala jatuh berlarian
Atas layang layang dan benangnya yang putus
Atas perjalanan ke sekolah yang membuat aku kurus
Terima kasih
Kau ajarkan aku berenang di tepian sungai
Kau ajarkan aku mencuci menggunakan tangan tanpa disikat
Kau ajarkan aku memasak dan bumbu yang salah taruh
Kau ajarkan aku menghilangkan rasa takut meski beberapa laptop telah ku rusak
Terima kasih
Imajinasiku
Tangan yang aku gunakan untuk pertempuran robot robotan
Kaki yang ku gunakan untuk jumping dari satu lantai ke lantai lain
Cermin yang bersedia mendengarkan ocehan dan curhatan diriku
Terima kasih jangan ya?
Untuk hati yang pernah singgah
Untuk semua tawa dan duka di tepian laut sana
Dah itu aja
Mohon maaf
Ibu, Ayah, Adek dan Kakak ku
Semua yang aku repotkan
Tanpa kalian aku bukanlah apa apa dan bukanlah siapa siapa
Terima kasih telah ada sampai sejauh ini
Melihat langkah demi langkah yang telah aku raih
Sekarang aku sudah dewasa, Mah
Meski ku tahu dalam pikirmu aku tetaplah balita itu
Sekarang aku sudah mandiri, Pah
Meski ku tahu kau tetap tak kuasa membiarkanku berjalan sendiri
Aku balita itu
Kakak sudah bisa akur denganmu, Dek
Meski segala rasa sakit akibatku tetap membatin dalam pikirmu
Harapanku sederhana
Indonesia bebas dari korupsi
Peradaban Islam kembali jaya
Umat Islam membahas perbedaan sambil rangkulan tangan dan tertawa
Amerika dan China tidak lagi menguasai perekonomian
Kamu jadi millikku
Selamat ulang tahun diriku
Semarang, 15 Mei 2020







