Hujan bulan Juli hadir memuja
Merengkuh titah tercacap lentera
Dalam termaram ku semat kata
Dalam puja asaku membara
Ingatkah kau, hari yang lalu
Saat ku temu semesta merayu
Dalam labuh ku panjatkan teduh
Hingga mengadu ku simpan peluh
Sajak-sajak rindu nan menderu
Bagai ombak yang berlari laju
Gemuruh itu semoga teguh
Hingga masa memanen sungguh
Kau kisahkan Adam dan Hawa
Ku baca hingga terlena mencinta
Dalam tetesan fajar mengharap sehingga
Di ujung senja ku pahatkan doa
Aku mengingat saat nestapa ku jumpa
Tak sedetikpun kau lari tanpa kata
Menenagkan jiwa yang luluh lantak tak terkira
Hingga bangkitku tercipta mewarna
Jika rindu ia cipta
Tentu manusia akan merasa
Ada dan ber’ada’ mencipta cinta
Sedang jarak menguji setia







