Monashmuda Institute Semarang kembali memberikan beasiswa kepada para lulusan SMU. Setelah sebelumnya beasiswa diberikan untuk kuliah di UIN Walisongo, Unnes, Undip, UI, UIN Syarif Hidayatullah, dan STEBANK Islam Mr. Sjafrudddin Prawiranegara, kini beasiswa diberikan untuk kuliah di Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) pada segala jurusan. Beasiswa ini diberikan kepada siapa pun yang memenuhi syarat dan ketentuan tanpa batasan jumlah.

Pada dasarnya, beasiswa ini diberikan untuk lebih memberdayakan kaum muda, sehingga mereka akan menjadi pribadi-pribadi yang mandiri secara intelektual dan finansial. Profil kader ideal yang diharapkan dari program ini adalah pribadi yang hafal al-Qur’an, memiliki usaha yang cukup untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan hidup sendiri dan juga mau berjuang untuk membantu orang lain, dan menguasai teknologi informasi. Setidaknya, kriteria kedua dan ketiga dimiliki, sehingga bisa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain secara konkret.
Mereka yang diterima sebagai penerima beasiswa akan diberdayakan dengan difasilitasi mengelola usaha konkret yang bisa dipilih di antaranya:
1. Memelihara 1500 ekor puyuh (estimasi penghasilan bersih Rp. 3-4 juta per bulan)
2. Budidaya 20 kumbung jamur janggel jagung (estimasi penghasilan bersih Rp. 3-3,5 juta per bulan)
3. Budidaya 100 ekor kelinci NZ (estimasi penghasilan bersih Rp. 3-3,5 juta per bulan)
4. Dll ditambah dengan berbagai usaha lain yang diusulkan oleh peserta sesuai dengan passion masing-masing peserta yang dikalkulasi menguntungkan. Peserta beasiswa juga akan difasilitasi untuk menghafalkan al-Qur’an di Pesantren Planet NUFO, Mlagen, Rembang. Untuk mengetahui lebih jelas beasiswa ini, silakan bisa menghubungi Ustadz Mokhamad Abdul Aziz di nomor HP: 085711004404.

Redaksi Baladena
Jalan Baru Membangun Bangsa Indonesia

Bantu Pengelolaan Ponpes, Dosen Teknik Informatika Unesa Ciptakan Simantri untuk Ponpes Al Fattah Sidoarjo

Previous article

Childfree: antara Feminis dan Pesimis

Next article

You may also like

Comments

Ruang Diskusi

More in Nasional