Aku…?

Aku melihat…

Aku mendengar…

Aku merasa…

Aku mencoba…

Aku, aku, dan aku menyerah.

Aku yang selalu terhempas oleh sebuah keegoan.

Aku yang selalu terkalahkan oleh sebuah perasaan.

Aku yang selalu terombang-ambing
oleh kenikmatan, yaa…yang berkarat menjadi sebuah kebiasaan

Aku lalai…

Aku kalah…

Aku jatuh…

Aku hilang…

Aku tidak tahu lagi, dari mana aku harus memulai.
Memulai apa yang menjadi tujuanku dahulu.

Kini, aku terperangkap dalam sebuah sumur,
sumur yang gelap lagi mencekam.

Sebab diriku yang telah jauh dari-Nya dan kini tak lagi membersamai-Nya.

Ku berharap tuk bisa membersamai-Nya lagi.

 

Oleh: Ifah ‘Aafiyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *