Perbanyak Bersyukur Kurangi Insecure

Menjadi cantik tentu dambaan setiap perempuan. Banyak perempuan yang menganggap bahwa cantik adalah segalanya. Pernyataan tersebut telah menggiring asumsi masyarakat mengenai definisi cantik. Definisi cantik di Indonesia adalah kulit putih bersih, tinggi semampai, dan tubuh langsing. Sementara di Negara Mauritania membuat definisi atau standar cantik dengan menganggap perempuan dengan bentuk tubuh curvy, yaitu bentuk tubuh yang gemuk atau berisi sebagai perempuan cantik.

Definisi cantik di Negara Jerman juga berbeda dengan Negara Korea. Jerman  menganggap bahwa, perempuan cantik adalah perempuan yang memiliki wajah dengan freckles atau bintik-bintik hitam di wajah. Masyarakat Jerman menganggap freckles lebih menunjukkan kesan natural di wajah perempuan. Sementara di Korea, Perempuan dengan wajah mulus dengan kesan glowing adalah perempuan cantik.

“Cantik itu relatif” dan “Perempuan tetap cantik dengan apa adanya mereka”. Dua kalimat tersebut belum cukup manjur bagi beberapa perempuan. Saat belum memenuhi standar cantik, maka mereka akan tetap merasa tidak puas dan istimewa. Hal tersebut terjadi karena kedua kalimat tersebut sudah tidak berlaku lagi di masyarakat. Masyarakat tidak menyadari bahwa, definisi cantik bukan hanya sesuatu yang dapat dipandang dengan mata. Namun, cantik yang sesunggunya adalah cantik yang bersumber dari dalam diri (inner beauty). Inner beauty hanya bisa dirasakan, tapi tidak bisa dipandang dengan kasat mata.

Penyalah artian kata cantik, membuat paradigma masyarakat digiring kepada pernyataan, bahwa cantik adalah segalanya. Akibatnya, perempuan lebih senang dikatakan cantik daripada cerdas. Akibat lainnya adalah jika masyarakat, terutama perempuan sudah terobsesi dengan standar kecantikan yang ditetapkan di Indonesia, mereka akan rela melakukan apapun agar standar tersebut terpenuhi.

Saat ini manusia hidup di zaman yang menjadikan cantik sebagai tolok ukur dalam berbagai aspek kehidupan, baik di lingkup pergaulan hingga pekerjaan. Terciptanya standar kecantikan membuat perempuan-perempuan mudah merasa tidak percaya diri atau insecure. Insecure merupakan sebuah perasaan tidak aman yang terjadi saat seseorang merasa malu, bersalah, kekurangan atau tidak mampu.

Akhir-akhir ini, insecure sering menjadi bahan perbincangan netizen di media sosial. Rasa insecure dapat terjadi di manapun dan dalam keadaan apapun. Insecure bisa berdampak panjang dan membuat seseorang menjadi individu yang pasif. Selain itu insecure juga dapat berdampak pada mental seseorang, karena selalu berpikiran tentang hal-hal negatif tentang dirinya.

Saat insecure sudah mencapai titik tertinggi. Maka orang yang memiliki perasaan insecure berlebih akan menjadi pribadi yang memiliki perasaan sedih bahkan cenderung menyakiti diri sendiri. Insecure memiliki dampak jangka panjang yang tidak bisa dianggap remeh.  Merasa Insecure secara berlebihan bukanlah hal yang baik untuk memotivasi diri.

Lalu, bagaimana cara agar terhindar dari rasa insecure?

Caranya adalah jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain yang terlihat lebih cantik, lebih bahagia dari diri sendiri. Sebab, Allah menciptakan makhluk dengan keistimewaan dan kelebihan masing-masing. Jangan selalu berpikir bahwa diri sendiri tidak sempurna.

Self reminder, Kecantikan perempuan tidak seharusnya memiliki standar. Karena tidak semua perempuan harus diukur dengan standar kecantikan yang sama. Jika mengikuti standar kecantikan yang hanya berupa penampilan fisik tentu tidak akan ada habisnya, akan selalu berubah-ubah sesuai perkembangan zaman. Oleh karena itu, tidak perlu merasa insecure atau rendah diri secara berlebihan. Karena arti kata cantik tidak bisa jika hanya diartikan sesempit itu.

Just love yourself, dan yakin bahwa pada dasarnya perempuan memiliki kecantikan dalam diri mereka. Perempuan akan terlihat semakin cantik, apabila bisa menghargai diri sendiri dan orang lain. Kita tidak bisa memilih terlahir dalam keadaan seperti apa dan ingat bahwa terlahir cantik maupun biasa saja bukanlah sebuah kesalahan fatal.

Untuk apa terlahir cantik jika tidak bisa memberikan manfaat dan menebarkan aura positif bagi orang-orang sekitar. Selalu percaya diri dan tidak merasa insecure adalah sebuah hal yang paling positif dan wajib ditanamkan dalam diri setiap individu. Kuncinya adalah selalu bersyukur, maka perasaan insecure dalam diri akan berkurang.

Its okay, to be insecure sometimes, tapi perasaan insecure harus selalu diikuti rasa bersyukur agar perasaan tersebut bisa berkurang. Selalu buktikan bahwa cantik bukanlah segalanya. Bersyukurlah agar Allah selalu menambah nikmat bagi diri kita. Wallahu ‘alam bi ash-shawab.

Oleh: Nor Lailatun Nisfah, Mahasiswi Bimbingan dan Penyuluhan Islam UIN Walisongo Semarang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar