Wahai pemimpin durjana
Masih ingatkah tentang janji-janji Anda?
Janji akan memberi kehangatan saat rakyat kedinginan
Bukan menambah es saat rakyat mengalami penderitaan

Wahai pemimpin durjana
Di manakah bukti janji-janjimu?
Yang berjanji menyembuhkan luka buruh, nelayan dan petani dari penguasa tirani
Tidak malah turut serta melukai

Wahai pemimpin durjana
Ingatkah Anda saat menyapa rakyat yang haus keadilan?
Tidak menutup kaca rapat-rapat ketika rakyat mendekat
Inikah arti sloganmu bersih dan merakyat?

Wahai pemimpin durjana
Kami butuh kesejahteraan bukan retorika semata
Di mana wujud janjimu?
Haruskah kami bersuara di depanmu untuk menagih janji-janji politikmu?

Wahai pemimpin durjana
Berhentilah melihat-lihat tanpa berbuat
Rakyat ingin merasakan manisnya keadilan
Bukan omong kosong menjelang pemilihan

Wahai pemimpin durjana
Daerah kami saatlah kaya
Jangan Anda rusak dengan ide-ide gila
Selalu bertanyalah kepada rakyat Anda

Wahai pemimpin durjana
Rakyat kecil lah yang membuatmu duduk di kursi istana
Tapi kau lupa akan jasa-jasa mereka
Rakyat yang menitipkan ribuan harap dan doa

Baca Juga  Altair

Bacaan Lengkap Doa Sebelum Tidur: Arab, Latin, dan Artinya

Previous article

Macam-macam Metode Penafsiran Alquran dan Penjelasannya

Next article

You may also like

Comments

Ruang Diskusi

More in Puisi