Semburat di Balik Gelap

Dalam setiap jejak ku sediakan jarak
Agar raga tak rapuh berlama dalam harap
Ketersediaan langkah bangkit mengajak
Tersadar bahwa hidup semakin menghadap

Pupus berdahan kuat menahan
Atas segala tiup, hinggap perlahan
Dalam hentakan detik ku sibak pelan
Demi utuh dalam tunai perjalanan

Sayup malam berkutat dalam pijak
Pada titian peluh bangun mengajak
Pada lemahnya raga ku coba beranjak
Mengadap semesta dalam upaya tegak

Lusuh kalut menyusup lemah
Bersibak rinai dalam sunyi lelap
Untaian kalimat tertancap pernah
Dalam semburat warna dibalik gelap

Senyawa atom terkumpul padu
Hingga menemu seraya debu
Dalam beradu di ujung sendu
Tersapa binar menyeka pilu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *