Pendidikan bagi anak dimulai sejak usia dini, hal tersebut tidak lepas dari peran seorang ibu. Memang penting bagi seorang ibu untuk memantau setiap pertumbuhan anak, mulai dari awal dikandungan hingga sampai masa remaja kelak. Masalah pendidikan sudah pasti ibulah yang menjadi lembaga utama dan yang paling utama untuk mengajarkan nilai-nilai pengetahuan baik agama maupun pengetahuan umum.
Maka dari itu, perlu adanya support sistem untuk memotivasi kaum perempuan agar lebih memperhatikan pendidikan bagi dirinya dan lebih memikirkan akan kualitas yang ada dalam dirinya. Kualitas diri memang sangat diperlukan bagi sosok perempuan yang kelak menjadi seorang ibu. Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Washington, _perempuan (dalam hal ini ibu), menurunkan gen kecerdasan lebih banyak karena perempuan memiliki dua kromosom X. Ayah hanya memiliki satu kromosom X. Kromosom inilah yang menentukan fungsi kognitif seorang anak.
Penelitian tersebut sudah dapat disimpulkan bahwa ibulah yang nantinya mempunyai pengaruh besar dalam penurunan gen kecerdasan kepada anak. Namun, banyak dari perempuan di Indonesia yang memilih menikah tanpa adanya persiapan diri dan lebih memilih berhenti melanjutkan pendidikannya. Dr. Mohammad Nasih, Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ, Pembangun Qur’anic Habits di Rumah Perkaderan Monash Institute dan Sekolah Alam Planet NUFO Rembang, beliau selalu berkata kepada santrinya bahwa “sebelum menempuh hidup berkeluarga, satri harus mempersiapkan diri dengan baik minimal laki laki menempuh s3 sedangkan perempuan menempuh jenjang s2”. Mengapa demikian, karena dalam mengarungi bahtera rumah tangga harus memiliki dan menyiapkan bekal dengan baik yaitu menjamin mutu pendidikan.
Selain itu, ibu juga sebagai pengasuh bagi anak anaknya
Setelah sebagai Lembaga pendidik, tugas ibu tidak terhenti dihal tersebut. Melainkan ibu mempunyai tanggung jawab penting dalam proses pertumbuhan yakni dalam kegiatan pengawasan yang intensif. Pengawasan ini dibutuhkan tenaga yang ekstra dan ketelitian yang ekstra, apalagi ditambah jika anak anak memiliki pertumbuhan yang aktif.
Banyak orang sampai kualahan mengurus anak anak yang aktif. Begitulah kegiatan sehari hari seorang perempuan setelah memili tanggung jawab sebagai seorang ibu. Jika anak nangis, pasti pawangnya adalah ibu. Kadang sempat seorang laki laki akan menaklukan anak anaknya yang rewel, tapi itu tidak mudah. Banyak pengakuan juga dari seorang bapak yang kualahan memiliki anak yang super aktif. Disinilah letak kekuatan perempuan yang bisa dikatakan sampai waktu tidurnya terpotong untuk mengurusi anak saat rawel Ketika tengah malam.
Namun, oleh Sebagian orang, peran perempuan sering dianggap enteng. Mereka beranggapan bahwa perempuan hanya mengurus anak, seolah mengurus anak itu dianggap suatu pekerjaan yang enteng. Padahal mengurus anak itulah pekerjaan paling berat, bahkan menjadi faktor yang membuat para perempuan yang melakoninya bisa mengalami proses penuaan lebih cepat dibandingkan laki-laki.
Benarkah ibu juga penunjang terhadap tumbuh kembang anak?
Proses dari pertumbuhan anak sudah satu persatu melalui pengawasan dan dari proses didikan seorang ibu, kedua hal tadi merupakan peranan yang mendasar dalam pengaruh tumbuh kembang anak.
Jika dari proses Pendidikan anak yang sudah semestenya ibulah yang mengambil peranan penting dalam mendidik anak anaknya, hal tersebut bisa berdampak bagus terhadap perkembangan anak. Jadi, selain mempersiapkan dari awal sebelum mempunyai anak, perempuan harus mampu menyiapkan dirinya untuk mengetahui bagaimana cara supaya anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Tidak mungkin sebagai seorang orang tua membiarkan tumbuh kembang anak terlewatkan, maka dari itu perlu adanya rutinitas konsultasi kedokter mengenai proses pertumbuhan anak, supaya asupan yang ada bisa terkontrol dengan baik, sehingga anak tidak mengalami stunting dalam perkembangan anggota tubuh.
Tentu saja sebagai seorang ibu harus mempersiapkan itu semua dengan baik, dan tidak terlepas dari kebutuhan dan kemandirian finansial yang menjamin, guna dapat melahirkan generasi generasi yang berprestasi dan bagus dalam pertumbuhan dan perkembangannya.







