Pada 24-25 Februari 2020, Sekolah Alam Planet NUFO Mlagen, Pamotan, Rembang, menyelenggarakan olimpiade al-Qur’an dan Matematika se-Kabupaten Rembang. Bertempat di Rumah Perkalian Planet NUFO, kompetisi ini diikuti oleh 140 peserta. Karena aula tidak cukup, maka sebagian peserta bertanding di rumah-rumah kapsul yang disulap jadi bilik laga. Suasana kompetisi sangat meriah karena ini adalah kompetisi yang tergolong baru di tempat yang juga unik.

Kompetisi ini dimaksudkan untuk membangun spirit reintegrasi saintek ke dalam Islam. “Selama ini, pandangan yang memisahkan antara Islam dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat mendominasi pikiran ilmuan, tak terkecuali ulama’nya. Pandangan ini harus diluruskan, karena di dalam al-Qur’an banyak sekali ayat yang memberikan dorongan agar umat Islam menguasai saintek”, kata Dr. Mohammad Nasih yang merupakan pendiri Sekolah Alam Planet NUFO.

Juara I Musabaqah Hifdh al-Qur’an, M. Raihan Nuba (kanan) menerima sebuah hadiah Laptop yang diserahkan langsung oleh Dr. Mohammad Nasih al-Hafidh (kiri)

Keluar sebagai Juara I Musabaqah Hifdh al-Qur’an adalah M. Raihan Nuba Guardian. Siswa kelas VI SDN 2 Sulang itu berhasil membawa pulang sebuah laptop Lenovo yang diserahkan langsung oleh Dr. Mohammad Nasih. Selain laptop, ia mendapat voucher sebesar Rp. 10.000.000,00 untuk uang pangkal masuk SMP Alam Planet NUFO. Nur Lailatul Munafiah, dari SDN Mlawat. Sedangkan Juara III diraih oleh Fitrotullah Syakiroh Affat dari MI Annashriyah Lasem. Juara harapan I diraih Ihdal Afifah dari SDN Karangsekar, juara harapan II Nur Arofah dari MI Annashriyah Lasem, dan juara Harapan III Fadhilatun Nihayah dari SDN 02 Karangmangu-Sarang.

Baca Juga  Gandeng TNI, Kartar Sidoluhur Adakan Penghijauan Jalan Desa

Sedangkan juara I rumah perkalian diraih oleh M. Yoga Syaputra dari SDN Jurangjero yang juga berhak atas sebuah laptop dan voucher sebesar Rp.10.000.000,00. Hadiah diserahkan oleh Rita Masniyah, S.E., salah satu anggota Dewan Pembina Planet NUFO. Juara II Naura Zara Rafhana dari SDN 02 Pamotan, juara III M. Aqil Munawwir dari MI An-Nashriyah Lasem, juara harapan I Miftahul Jannah dari SDI An-Nawawiyyah Rembang, juara harapan II Jazilatul Fadhilah dari MI An-Nashriyyah Lasem, juara hrapan III Zaveira Laquisha Zulfa dari SDI Al-Furqon Rembang.

Menurut pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI itu, generasi belia muslim harus diberi pemahaman yang benar dan kuat sejak dini. “Dari sini, kita bertekad melahirkan generasi muslim intelektual profesional. Semoga lulus SMP mereka sudah beres urusan menghafal al-Qur’an dan menguasai matematika dasar. In syaa’a Allah.” pungkas pengasuh Pondok Pesantren Darul Qalam Monash Institute Semarang itu. (AH).

Sebuah Kehadiran (1)

Previous article

Prosesku Menemukanmu

Next article

You may also like

Comments

Ruang Diskusi

More in Daerah