Zetizen

Kelam

Kala diri menapak pada sisi di ujung tepi Rona pucat senyap mulai melingkupi Menolak akal berani Menghadirkan dekadensi dalam hati

Zetizen

Menangislah

Menangislah, saat kau ingin menangis. Jangan biarkan ia menyesak. Biarlah tumpah, biarlah terwadah. Menangis, barangkali itu yang sering kita lakukan

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.