Memang tak mudah Meramu diri menjadi satu Relakanlah semua kesenangan semu Demi melaju tanpa berseteru Konsisten dengan yang dituju Berdoa Selengkapnya
Headlines
Kategori: Puisi
Pertiwi Bercerita
Aku tak bisa berucap Tak akan sampai ke pendengaran insan mana pun itu Apa yang terjadi padaku kini, entah siapa Selengkapnya
Dirgantara di Atas Kepala
Dirgantara gelap melipur lara Melihat kerlap kerlip di angkasa Terbentang nyata di atas kepala Pemandangan itu membuat mata terbuka Selengkapnya
Nurul Furqon, Menyongsong Fajar Kejayaan
Menyisir malam dengan kebutaan Menyibak halimun kefakiran Dari ujung barat Jawa Menyongsong fajar di Pantai Utara Mencoba ziarahi babad sejarah Selengkapnya
Samaran Rindu
Teruntuk dirimu yang jauh di sana Ini tentangmu Seseorang yang mungkin sedang berkelana Mungkin juga tidak ditakdirkan tuk bertemu Selengkapnya
Cahaya di Bulan Istimewa
Tak terasa perjalanan sang waktu Membawaku kepada puncaknya rasa rindu Aku,… Meski terlihat sendu tapi memberanikan diri tuk merayu Aku Selengkapnya
Apa Salahnya?
Apa salahnya jika mendengarkan? Memberi solusi pada yang membutuhkan Bukan menutup telinga rapat-rapat Kala mereka merintih minta dijabat Apa Selengkapnya
Gita Qalbu
Aku seolah kafilah yang tak kenal arah Kompas di tangan pun serasa tak berguna Ketika memandangmu, melihat sosokmu yang terang Selengkapnya
Cinta Sejati
Cinta sejati Nyatakah adanya? Sejatikah cinta kepada manusia? Cinta kepada manusia yang hanya ciptaan-Nya Tidak Cinta sejati bukan milik manusia Selengkapnya
Manusia
Terlahir bagaikan selembar kertas putih Suci dan bersih Tak bernoda Tak berdosa Tinta mulai menjamah Menggores permukaannya Kertas bisa berguna Selengkapnya
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.










