Lampung–Mbah Mijan, seorang paranormal di Lampung membuat pernyataan yang mengejutkan. Karena ia mengaku bisa memanggil Nabi Muhammad SAW. Masyarakat setempat pun merasa resah dengan ulah para normal tersebut. Akhirnya, polisi pun turun gunung untuk meredam situasi yang mulai panas.
Atas kejadian itu, Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, memberikan keputusan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan MUI hingga pihak pengurus kecamatan. Ia juga menegaskan bahwa langkah pertama yang akan ditempuh adalah menyadarkan pengikut Mbah Mijan.
“Kalau awalnya, ceritanya seperti itu. Cuma sudah kita tindak lanjuti. Pertama, ada pengikutnya yang kita sadarkan dulu. Kita teman-teman forkompicam dan MUI, alhamdulillah anak buahnya ini mau tobat,” kata AKBP Popon pada Rabu (10/3/2021), sebagaimana dikutip dari detiknews.
MUI dan pihak kepolisian tidak mau langsung menindak Mbah Mijan ke ranah hukum. Langkah penyadaran-lah yang ditempuh.
“Pada saat bersamaan, Mbah Mijan ini awalnya tidak mau, masih keukeuh dia. Setelah kita kemarin buat semacam surat panggilan bersama MUI dan forkopimcam, akhirnya dia mau tobat juga,” ujarnya.
Sebagai bukti keseriusannya untuk bertobat, Mbah Mijan menyatakan tobat di depan para tokoh agama, Kapolsek Rumbia, MUI, dan juga masyarakat sekitar.
Tidak hanya sekedar itu, sebagai bentuk komitmen, Mbah Mijan pun membuat surat pernyataan. Dia akan diproses secara hukum bila mengulangi perbuatannya.
“Akhirnya kita buat pernyataan, apabila dia mengulangi perbuatannya lagi akan kita proses pidana dengan pasal penistaan agama. Tapi sekarang ini tidak kita proses. Karena pelaporannya masih pendalaman dan juga yang bersangkutan sudah tobat,” ujar AKBP Popon.
Punya Banyak Pengikut
Aparat yang datang pada Selasa (9/3) kemarin juga mengungkap bahwa ternyata Mbah Mijan memiliki sejumlah pengikut. Selain itu, ia juga memiliki usaha lain, yang pengobatan alternatif dan kerap dipanggil sebagai penceramah.
“Kalau sampingannya alternatif itu. Cuma sampingannya juga, dia suka ngisi di pengajian. Cuma menurut keterangan orang, dia kalau kasih khotbah atau ceramah tidak beres. Dia mengaku bisa memanggil Nabi Muhammad lah, dan sebagainya,” katanya.
Mbah Mijan diduga mengeluarkan pernyataan kontroversial tersebut hanya sebatas klaim diri. Di hadapan masyarakat, Mbah Mijan pun dituntun kembali membaca syahadat.
“Itu cuma daya tariknya dia saja. Kalau yang lainnya, dia mengaku bisa obati orang kena santet atau apa. Cuma soal berapa banyak yang sembuh, saya nggak tahu juga,” ujarnya.
“Disuruh baca syahadat lagi dan dia mau tobat lagi di dalam pertemuan itu. Tapi kalau dia langgar, kita proses hukum lagi,” tambah AKBP Popon. (jbr/idh)







