Baladena.id, SEMARANG – Monash Institute Semarang mengadakan acara launching Kartini Hijab, Selasa (3/08). Acara yang berbarengan dengan lauching Novel Kembali ke Masa Depan karya Direktur Eksekutif Monash Institute ini diadakan di Darul Qolam III, Ngaliyan, Semarang.
Dua acara launching yang diadakan secara bersamaan ini memiliki konsep yang berbeda. Sri Mulyawati, Ketua Panitia Launching, menuturkan bahwa ada dua kegiatan menarik yang dimasukan dalam susunan acara launching ini. Dua kegiatan itu adalah adegan drama dari Novel Kembali ke Masa Depan dan Fashion Show Kartini Hijab.
“Acara ini dibalut dengan sembilan adegan drama dari Novel Kembali ke Masa Depan dan fashion show Kartini Hijab. Enam peragawati enam model jilbab yag berbeda ditampilkan dalam fashion show itu,” tutur perempuan berdarah Sunda itu.
Usaha Kartini Hijab ini dikelola oleh disciples 2016 Monash Institute Semarang. Koordinator Kartini Hijab Amalia Nabila menjelaskan, tujuan Kartini Hijab dibuat sebagai upaya mewujudkan salah satu trilogi Monash Institute, yakni berharta.
“Tujuannya, jelas, untuk mewujudkan salah satu trilogi Monash Institute, berharta. Selain itu, ini juga dibuat agar kami tidak hanya menjadi re seller hijab, tetapi real seller hijab,” ungkapnya.
Peresmian launching ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Pengasuh Monash Institute Mohammad Nasih bersama tim Kartini Hijab.







