Penyemprotan Desinfektan Oleh Tim KKN MIT DR XII Kelompok 12 UIN Walisongo

Indonesia telah menduduki peringkat pertama dalam kasus COVID-19, dengan rata-rata penambahan sebanyak 36 ribu kasus selama seminggu terakhir. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan pemulihan. Namun dikarenakan penyebaran virus yang kian pesat, maka pemerintah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan secara mandiri demi mencegah penularan virus dari individu satu ke individu lain. Salah satunya adalah penyemprotan desinfektan di rumah masing-masing.

Dalam rangka penerapan imbauan yang sudah ditetapkan pemerintah, mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram Dari Rumah (KKN MIT-DR) Kelompok 12 Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang mendukung kegiatan tersebut dengan melakukan kegiatan penyemprotan desinfektan di RW 6 Kelurahan Beringin, pada hari Selasa (13/7)

Penyemprotan dilakukan di RT 1, RT 3, dan RT 5. Sebelumnya, kegiatan ini telah dilakukan pada tempat-tempat fasilitas umum. Sedangkan kali ini dimulai dari rumah-rumah warga, warung-warung, ruko, mushola, dan sekitarnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan arahan dari Pak Maskan selaku ketua RW 6 dan juga relawan satgas COVID-19 dari kecamatan Bringin.

Ketua koordinasi kelompok 12 Wildan Assegaf mengatakan tujuan penyemprotan adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Bacaan Lainnya

“Tingginya angka kenaikan COVID-19 membuat keadaan lingkungan menjadi tidak nyaman,” Ujar Wildan.

Adanya laporan dari beberapa warga yang terpapar juga menjadi alasan untuk diadakan penyemprotan desinfektan secara berkala di lokasi tersebut.

Pada pelaksanaannya, para mahasiswa membuat cairan desinfektan secara mandiri dengan menggunakan campuran air dan cairan desinfektan yang mengandung benzalkonium chloride yang mudah didapatkan di lingkungan masyarakat seperti Wipol sesuai instruksi secara bertahap oleh satgas COVID-19.

Warga setempat sangat antusias dan mengaku senang dengan diadakannya penyemprotan desinfektan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, apalagi di musim seperti ini, bisa membantu membunuh virus  ataupun bakteri yang mungkin terbawa hingga ke rumah,” ujar warga.

Menurut penuturan warga sekitar bahwa penyemprotan desinfektan selain dilakukan secara masal oleh pihak RT mandiri dan kecamatan, juga dilakukan secara mandiri oleh tiap rumah.

Sesuai dengan arahan ketua RW 6, penyemprotan di mulai dari RT 1 dengan menggunakan tiga alat, kemudian dilanjutkan menuju RT 3, dan terakhir berlokasi di RT 5.

Dengan diadakannya kegiatan penyemprotan masal ini sebagai bentuk realisasi program kerja Mahasiswa KKN MIT-DR 12 berharap bisa membantu memutus mata rantai penyebaran virus corona. Selain itu juga agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan serta menjaga kebersihan dan kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Kegiatan ini tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, yaitu dengan menggunakan masker, menjaga jarak agar tidak menimbulkan kerumunan, dan diakhiri dengan mencuci tangan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *