Musyawarah Nasional Kohati (MUNASKOH) PB HMI Ke XXIV tengah berlangsung sejak dibuka pada Rabu (17/03) hingga direncanakan berakhir pada Senin (22/03) sebagai satu rangkaian dalam Kongres HMI Ke XXXI dengan ikhtiar “Merajut Persatuan Untuk Indonesia Berdaulat dan Berkeadilan”.
Dibalik kegiatan Munaskoh, Kohati Badko Jateng DIY merencanakan untuk melakukan mMusyawarah Kohati Badko pasca Kongres yakni pada bulan Ramadlan.
Dzikrina Aqsha Mahardika, Ketum Kohati Badko Jateng- D.I.Yogyakarta mengatakan bahwa estafet kepemimpinan tidak boleh sampai terseret oleh karena konflik internal.
“Estafet kepemimpinan harus segera berganti. Jangan sampai terjerembab dalam konflik internal, hingga mengulur kaderisasi. Kalau bisa, Ramadlan tahun ini,” katanya.
Ida Ariyani, sekretaris jenderal Kohati Badko Jateng-D.I.Yogyakarta juga menekankan akan berupaya untuk segera mungkin melaksanakan Musyawarah Daerah Kohati.
“Kami upayakan sesegera mungkin pelaksanaan Musdakoh (Musyawarah Daerah Kohati) karena periodesasi kepengurusan kami telah habis di tahun 2020. Waktu pelaksanaan Musdakoh masih belum pasti, sebab kami harus koordinasi dengan HMI Badko Jateng- D.I.Yogyakarta,” pungkasnya.







