Mahasiswi KKN UIN Walisongo Semarang Edukasi Cara Cuci Tangan kepada Anak-Anak di Honggowongso

Baladena.id, SEMARANG Wabah Virus Covid-19 masih terus menyebar ke seluruh Indonesia, namun UIN Walisongo Semarang tetap menyelenggarakan satu kegiatan pengabdian masyarakat atau biasa disebut kuliah kerja nyata (KKN) bagi mahasiswanya dengan nama KKN Reguler Dari Rumah (KKN RDR). KKN RDR ini tidak dapat dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun kali ini mahasiswa dibatasi untuk melakukan kegiatan-kegiatan KKN dari rumah secara daring atau online. Kebijakan tersebut diberikan guna mencegah adanya potensi penyebaran virus yang dapat berkembang kapan saja.

Adanya pandemi ini tentu tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa UIN Walisongo Semarang untuk tetap memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi warga lingkup honggowongso RT03/RW09 Kel. Purwoyoso Kec. Ngaliyan, Kota Semarang. Dalam keadaan seperti ini mahasiswa diberikan kesempatan dan tantangan untuk berinovasi dan kreatif agar tetap berkontribusi tanpa harus melakukan kegiatan KKN secara langsung di desa.

Salah satu inovasi yang diberikan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo adalah membuat program edukasi kepada anak-anak di lingkup honggowongso mengenai cara cuci tangan dengan 7 langkah menurut WHO. Program kerja ini dilatarbelakangi karena masih banyak anak-anak yang belum memahami bagaimana cara cuci tangan yang baik dan benar.

Kegiatan ini dilakukan simulasi langsung kepada anak-anak yang terdiri dari anak TK dan SD. Target anak –anak tersebut dipilih karena masih banyak anak-anak yang belum tahu cara mencuci tangan seperti yang dianjurkan oleh WHO.

Adapun cara mencuci tangan yang baik dan benar terdiri dari 7 langkah. Langkah pertama basahi tangan dengan air, tuangkan sabun lalu gosokkan kedua telapak tangan, langkah kedua gosok kedua punggung tangan secara bergantian, langkah ketiga gosok bagian sela-sela jari, langkah keempat lakukan gerakkan mengunci bersihakn bagian ujung-ujung jari secara bergantian, langkah kelima genggam ibu jari lalu gosok dengan gerakan memutar, langkah keenam letakkan ujung jari pada telapak tangan lainnya lalu gosok memutar, langkah terakhir bersihkan pergelangan tangan secara memutar, bilas hingga bersih dan keringkan tangan.

Anak-anak lingkup honggowongso sangat antusias dalam mengikuti kegiatan cuci tangan ini. Hal ini karena edukasi diberikan melalui media gambar dan media lagu sehingga anak anak dapat dengan mudah mengingatnya.

“kita sangat senang sudah diajarkan bagaimana cara cuci tangan yang baik dan benar oleh mbak-mbak KKN UIN.” Tutur Amara (11) salah satu anak SD yang tinggal di lingkup honggowongso RT03/09 kel. Purwoyoso kec. Ngaliyan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *