Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh Mahasiswa UIN WALISONGO SEMARANG melakukan program kerjanya dengan mengadakan donor darah. Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan yang diperuntukkan untuk santri. Peaksanaan donor darah tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 November 2021 di Pondok Pesantren Darul Qalam 3 yang beralamat di Jl. Tanjungsari Barat II Tambak Aji, Ngaliyan, Semarang.
Pada kegiatan tersebut, tim KKN bermitra dengan PMI Ngaliyan untuk bekerja sama dalam melakukan kegiatan donor darah tersebut. tim dari KKN diwakili oleh 8 orang anggota sebagai pelaksanaan kegiatan. Tujuan diadakannya donor danar di pondok pesantren ini ialah mengajak santri untuk mendonorkan darah guna menyelamatkan nyawa orang lain dan diberikan pada orang yang membutuhkan pertolongan, seperti korban kecelakaan, pengidap kanker atau kelainan darah, bayi baru lahir dengan kondisi medis tertentu, dan orang yang menjalani operasi besar.
Sebagaimana diketahui bahwa PMI Ngaliyan pada saat ini kekurangan stok darah. Lalu dengan adanya kegiatan ini dihaapkan dapat membantu ketersediaan darah yang ada di PMI Ngaliyan
Kegiatan yang diadakan tersebut mendapat respon yang sangat positif. Para santri terlihat antusias untuk melakukan donor darah. Tentunya sebelum melakukan donor darah telah terlebih dahulu untuk melakukan pemeriksaan sebagai syarat untuk melakukan donor darah.
Kesan yang disampaikan oleh pihak PMI pun merasa senang dengan adanya program yang dibuat oleh tim KKN. Hal tersebut diungkapkan ketika pelaksanaan selesai dalam kegiatan evaluasi sehabis kegiatan. Dan kegiatan tersebut angat membantu apalagi dimasa pandemi covid-19
Pesan atau kesan Indah selaku koordinator pelaksana dari tim KKN mengatakan “kami berterima kasih banyak kepada pihak PMI dan para pendonor yang telah ikut berpartisipasi dalam agenda kami. Semoga agenda ini dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak.”
Salah satu peserta donor darah yang diketahui bernama Jenifer mengungkapkan “Baru pertama kali ini saya melakukan donor darah. Saya kira rasanya sakit banget, tapi ternyata biasa saja.”







