SIMO – KKN UIN Walisongo Semarang lakukan gerakan bersama sebagai wujud pengabdian dengan mengajar mengaji anak-anak TPQ di Desa Ngadirejo, Simo, Boyolali. (08/02/2021)
Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan dengan diikuti oleh beragam anak-anak mulai dari kelas 1-6 SD. Semangat belajar usia dini harus selalu dikobarkan, terkhusus dalam mempelajari teks al-Qur’an.
Tim KKN UIN Walisongo bekerjasama dengan Pak Nur dalam hal ini, beliau adalah guru mengaji di TPQ desa Ngadirejo. Kedatangan tim KKN disambut dengan baik oleh Pak Nur.
“Saya mengucapkan selamat datang danselamat mengabdi kepada kakak-kakak KKN dari UIN Walisongo. Semoga tempat ini bisa menjadi tempat untuk belajar mengabdikan diri. Selamat berposes,” Ungkap Pak Nur.
Kegiatan belajar mengaji memang harus selalu ditekankan dalam diri anak-anak sejak usia dini, agar tercipta generasi berkualitas yang berakhlak qur’ani.
“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, baik buruknya mereka tergantung bagaimana orang tua dn lingkungan meperlakuannya. Maka harus disiapkan betul masa depannya yakni dengan memberikan contoh dan pengarahan bagaimana pentingnya membaca ayat suci,” Ujar Laili (KKN UIN Waslisongo)
Dengan mengajar mengaji diharapkan bisa menguatkan bacaan,tajwid serta mkharijul huruf murid-murid TPQ. Agar mereka punya bekal untk terus mempelajari al-Qur’an sebagai pedoman dalam berkehidupan.







