Demo Masak Cegah Stunting, Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Edukasi Warga Sedayu

demo masak cegah stunting

Demo masak cegah stunting, KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang posko 06 edukasi warga Sedayu, angka stunting yang masih menjadi persoalan nasional mendorong berbagai pihak untuk ikut bergerak memberikan edukasi kepada masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang posko 06, yang berinisiatif menggelar kegiatan demo masak sehat dalam rangka pencegahan stunting.

Acara ini berlangsung pada Selasa, 19 Agustus 2025, di Balaidesa Sedayu, kecamatan Gemuh, kabupaten Kendal, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah desa, kader posyandu, pulahan ibu rumahtangga yang menjadi sasaran utama edukasi.

Bacaan Lainnya

Kehadiran masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi, karena isu stunting kini menjadi perhatian bersama, mengikat dampaknya yang tidak hanya pada pertumbuhan fisik anak tetapi juga perkembangan kecerdasan dan kualitas generasi di masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN bersama para kader posyandu Sedayu Gemuh memandu langsung jalannya demo masak. Mereka memperkenalkan Naget tempe.

Peserta diajarkan cara memilih bahan pangan yang baik, teknik memasak yang tepat agar nutrisi tidak hilang, serta bagaimana menyajikan makanan dengan tampilan menarik agar anak-anak lebih berselera makan.

Hal ini penting karena salah satu penyebab anak mengalami kurang gizi adalah pola makan yang tidak seimbang dan kebiasaan anak menolak makanan tertentu.

Sejumlah ibu rumah tangga tampak antusias mempraktikkan resep sehat yang diperagakan. Setelah proses memasak selesai, warga bersama-sama mencicipi hasil masakan, sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai kandungan gizi dari menu tersebut.

Apresiasi pemerintah Desa dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang posko 06.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan sejalan dengan program pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Dengan terlaksananya demo masak sehat ini, masyarakat Desa Sedayu semakin sadar bahwa pencegahan stunting bisa dimulai dari keluarga sendiri, melalui pemenuhan gizi seimbang dan pola asuh yang baik.

Peran Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang posko 06 menjadi bukti nyata bahwa generasi muda turut peduli terhadap persoalan kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh program yang berkelanjutan, tidak hanya sekali dilaksanakan, tetapi juga terus didorong melalui kader posyandu, dan pemerintah desa.

Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat, mahasiswi dan tenaga kesehatan, target penurunan angka stunting dapat terwujud demi masa depan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *