Dari Sampah Jadi Berkah: Inovasi Warga Gentong Ciptakan Lingkungan Hijau

lingkungan hijau

Bawen, Kabupaten Semarang – Mahasiswa KKN UIN Walisongo bersama Warga Lingkungan Gentong, RW 09, Kelurahan Bawen, Kabupaten Semarang, mengikuti kegiatan sosialisasi pembuatan lubang resapan biopori (LRB) dan pemanfaatan bahan bekas untuk mengurangi sampah rumah tangga.

Kegiatan ini digelar pada hari Minggu (17/8) sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus mengatasi masalah genangan air dan sampah di wilayah tersebut.

Acara yang dihadiri belasan warga, kegiatan ini diselenggarakan oleh KKN bekerja sama dengan Karang Taruna. Peserta diajarkan cara membuat biopori, yaitu lubang kecil yang diisi sampah organik untuk meningkatkan penyerapan air tanah dan menyuburkan tanah.

Selain itu, warga juga dilatih mengolah barang bekas seperti botol plastik dan galon le mineral menjadi pot tanaman atau kerajinan bernilai ekonomis.

Bacaan Lainnya

“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa sampah organik bisa jadi pupuk kompos melalui biopori, sementara sampah anorganik bisa didaur ulang agar tidak menumpuk di TPA,” ujar Ibu Yuni, warga setempat.

Warga menyambut antusias, seperti yang diungkapkan Ibu Farida, salah satu peserta. “Selama ini air hujan sering tergenang di depan rumah. Dengan biopori, kami berharap air bisa meresap lebih baik dan lingkungan jadi lebih bersih,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan bisa terus berkelanjutan dengan pembentukan kelompok pengelola lingkungan untuk memantau penerapan biopori dan daur ulang di tiap rumah. RW 09 pun berkomitmen menjadikan Gentong sebagai percontohan lingkungan hijau di Kelurahan Bawen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *