Tuan, Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana

 

Kau ini bagaimana? Kau suruh aku patuh Undang-undang
Tapi kau revisi seenak jidatmu saja.

Aku harus bagaimana?
Kau suruh aku cuti haid, aku cuti
Kau marah-marah tidak jelas.

Kau ini bagaimana?
Kau suruh aku kerja keras, aku kerja keras
Yang kau untung kan hanya kaum kapitalis liberal.

Aku harus bagaimana?
Kau buat Undang-undang atas janji hakku, aku minta hakku
Kau rampas, dan jadikan presiden sebagai penguasa yang otoriter dan diktator.

Kau ini bagaimana?
Kau suruh aku di rumah aja, aku di rumah
Tapi kau tak memberi fasilitas kehidupanku, laparlah aku.

Aku harus bagaimana?
Kau minta aku belajar daring, aku belajar daring
Kau tak sudi memberikan aku subsidi kuota, kau kira beli kuota pakai daun pisang.

Kau ini bagaimana?
Kau tak punya uang, para napi koruptor kelas kakap dan pemakai narkoba kau bebaskan mereka berkeliaran
Hilanglah hartaku satu-satunya dicuri mantan napi.

Aku harus bagaimana?
Kau paksa aku mengajukan surat pengunduran diri, aku mundur
Kau tak memberikan upahku ataupun pesangon untukku sama sekali.

Bagaimana kau ini?
Kau lepaskan para napi, lalu kau kejar kembali
Gabut sekali negaraku saat ini.

Aku harus bagaimana?
Kau suruh aku mengharapkanmu, aku mengharapkanmu
Kau prank aku.

Bagaimana kau ini?
Kau bilang ada yang lebih membutuhkan dariku, aku ikhlaskan
Tapi moral saja tak mampu kau beli.

Aku harus bagaimana?
Kau minta aku untuk mrngkritisi, aku mengatakan yang benar
Kau penjara aku dengan tuduhan melawan kapitalisme.

Kau ini bagaimana?
Atau aku harus bagaimana?

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *