SEMARANG – Unnes Islamic Fair (UIF) merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun dari Departemen Syiar Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI).
Acara UIF dibuat dalam dua sesi, yakni pembukaan dan penutupan. Pembuka UIF dikemas dengan perlombaan esay bertaraf nasional. Sedangkan penutupannya, diramaikan dengan acara Sharing Time bersama Ustadz Handy Bonny.
Sebelum mendegarkan ceramah Ustadc Bonny, acara Sharing Time diawali dengan sesi pemberian infaq untuk membantu saudara sesama muslim yang ada di Gaza, Palestina oleh Lazis Jateng.
Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan sesi ceramah oleh Ustadz Handy Bonny. Ustadz Muda asal Bandung ini menyampaikan bahwa hal yang utama dalam rangka hijrah mendekatkan diri kepada Allah adalah memperhatikan hal terkecil, salah satunya adalah dengan mengatur cara berpakaian.
“Aurat itu sesuatu yang bikin kita malu, sehingga perlu kita tutup”, ujar Ustad Handy Bonny.
Ustadz Handy Bony sempat menjelaskan Surat Al-A’raf ayat 26. Menurutnya, cara meningkatkan taqwa kepada Allah harus diawali dengan tata cara berpakaian yang baik, yaitu dengan menutup aurat sebagai perhiasan bagi manusia.
Ustadz Handy Bonny juga memberikan nasihat-nasihat kepada kaum muda. Ustadz Handy Bonny menganggap bahwa definisi penampilan itu bukan hanya yang terlihat di luar, akan tetapi sesuatu yang terihat di dalam juga. Jika kaum muda ingin hijrah, maka perbaiki dahulu cara berpenampilan dan menjaga pandangan.
“Jangan sampai hijrah mu baru sampai casingnya saja, kelihatan bagus dari luar. Dan memang terkadang hijrah kita ini baru sampai bentuk menghias diri dari luar, belum sampai menghias diri di dalam, yaitu di hati. Karena pada dasarnya yang Allah lihat itu hati, dan amalan-amalan mu,” tuturnya. (Red/ Maman)







