Planet Nufo Kedatangan Mahasiswa KKN USM

Setelah IPB University Bogor dan FKH Unair Surabaya, kini giliran Universitas Semarang (USM) hadir di Pesantren-Sekolah Alam Planet NUFO, Mlagen, Rembang. LPPM USM mengirim 20 mahasiswa/i KKN yang semuanya adalah mahasiswa Jurusan Teknik Sipil. Jika IPB dan FKH Unair berfokus kepada peningkatan ketrampilan di bidang pertanian dan peternakan, mahasiswa KKN USM akan berfokus kepada penataan lingkungan Planet NUFO. Mereka diharapkan bisa menata lingkungan Planet NUFO sesuai disiplin keilmuan yang mereka miliki.

Dalam acara penerimaan peserta KKN yang diselenggarakan Rabu malam di aula Planet NUFO, Koordinator Mahasiswa KKN, Muhammad Daffa Adi menyatakan ingin berkontribusi dalam penataan lingkungan pesantren dan sekolah alam yang unik itu. “Kami ingin memiliki kontribusi di sini, dan semoga kami juga bisa belajar agama di sini. Kami akan membuat resapan air agar air hujan bisa terserap optimal di sini, juga instalasi agar air limbah dari kamar mandi bisa dimanfaatkan kembali untuk keperluan hidup sehari-hari.”, kata mahasiswa semester VI tersebut.

Pendiri dan Pengasuh Planet NUFO, Dr. Mohammad Nasih, menerima mahasiswa KKN USM dengan senang hati. “Walaupun hanya akan sebulan di sini, semoga para mahasiswa peserta KKN ini nanti bisa memberikan karya terbaik yang akan dikenang di sini. Dan sebagaimana harapan saya kepada semua anak-anak muda, bisa menjalani proses kaderisasi yang walaupun singkat, tapi signifikan hasilnya”, uangkap lelaki yang juga dosen ilmu politik beberapa universitas di Jakarta yang akrab disapa dengan Abah Nasih atau Abana itu.

Setelah acara selesai, Kepala SMP Planet NUFO, Ustadz Abdul Rozaq, S.H. langsung mengajak para peserta KKN untuk belajar tashrif dengan metode berdasarkan riset di Planet NUFO. “Dengan metode kami ini, kami berharap, setelah mengikuti KKN nanti, para mahasiswa ini sudah menguasai dasar-dasar bahasa Arab, dan bahkan bisa mempraktekkannya untuk mengenal arti literal al-Qur’an.”, kata ustadz asal Banjarnegara dengan logak yang masih terasa ngapaknya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *