Dalam dunia perekonomian, bidang pariwisata merupakan komponen pendukung terpenting dalam keberlangsungan siklus keuangan yang masuk. Hal inilah yang kemudian mendorong berbagai elemen dan juga lembaga maupun pemerintah untuk terus melakukan inovasi agar menciptakan kreatifitas dalam bidang pariwisata dan juga ekonomi.
Dalam dunia kepariwisataan, bisa kita lihat di berbagai daerah sudah memiliki tempat pariwisata. Dari pariwisata tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, Kota hingga tingkat nasional. Beberapa yang sudah bisa kita lihat dan juga berada di sekeliling kita, objek wisata kebanyakan merupakan objek wisata alam. Hal ini juga yang kemudian menyebabkan banyak daerah yang saling berlomba menciptakan tempat pariwisata yang bernuansa alam.
Salah satu hal yang menjadi daya tarik para wisatawan adalah selain harganya murah, panorama dan juga keindahan alam memberikan rasa nyaman dan juga kepuasan tersendiri ketika para wisatawan berkunjung ke tempat tersebut. Bermula dari satu orang yang dia sangat apresiasi terhadap tempat tersebut dan memberikan informasi kepada kerabat, kawan dan juga warga sosmed, maka lama kelamaan tempat pariwisata tersebut akan banyak di datangi oleh para wisatawan.
Dari pernyataan di atas, tentulah ada faktor lain yang ikut andil yaitu teknologi. Dari teknologi yang ada hal yang paling vital ialah tentang teknologi informasi. Dengan adanya informasi yang dapat diakses oleh berbagai orang baik dalam negeri maupun luar negeri akan memberikan kekuatan tersendiri dalam mendukung perekonomian.
Pada dasarnya teknologi juga merupakan hasil kreatifitas dan juga inovasi dari manusia yang bekerja keras untuk menghasilkan suatu karya. Sedangkan kita tahu sendiri bahwa pariwsiata tidak bisa terpisahkan dari teknologi. Pada hal seperti inilah teknologi hadir sebagai bentuk kreativitas dalam mengembangkan sector kepariwisataan. Hal ini juga berpengaruh pada bidang perekonomian yang mengalami peningkatan pemasukan dari hasil pariwisata yang semakin hari terus meningkat.
Terkait laporan d atas, survei data mutakhir Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) 2013 disebutkan bahwa target wisatawan mancanegara Indonesia telah mencapai angka 8,8 juta dengan pertumbuhan sebesar 8,39% per tahun, atau lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia sebesar 5% per tahun. Kondisi ini mengindikasikan kuatnya pertumbuhan pariwisata Indonesia.
Kemajuan sector pariwisata ini tidak terlepas dari peran teknologi yang semakin hari semakin kompleks. Sehingga, dalam hal ini pula. Teknologi menjadi kebutuhan primer bagi sector pariwisata. Berkat teknologi yang ada, khususnya dalam bidang informasi yang menghadirkan internet pariwisata merupakan sector paling maju diantara sector-sektor lain.
Pariwisata melibatkan teknologi dalam berbagai hal, mulai dari penyebaran informasi, promosi dan juga pengawasan. Hal inilah yang kemudian menjadikan seluruh hal menjadi lebih mudah dilakukan dan pastinya lebih efisien mulai dari waktu, biaya, tenaga, dan sebagainya.
Oleh karena itu, sebagai manusia yang hidup di era digitalisasi, kita harus mempu memnafaatkan teknologi yang ada secara maksimal. Terkhusus pada bidang pengembangan pariwisata yang harus ditekankan secara maksimal. Hal ini juga sangat berpengaruh terhadap siklus perekonomian. Sebab, memperkecil pegeluaran dan memperbesar pemasukan.







